SOLO, MettaNEWS – Sejumlah pengusaha bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Solo menaikkan harga tiket non ekonomi pada musim mudik Lebaran 2023.
Salah satunya bus AKAP Safari Darma Raya dengan rute Solo-Denpasar Bali maupun Solo-Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB).
Owner Safari Darma Raya, Catur Nawangsari menuturkan harga tiket bus AKAP non ekonomi naik sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 150 ribu.
“Kalau Bali mulai dari Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu, dari harga normal Rp 340 ribu, yang Mataram dari harga Rp 650 ribu jadi Rp 750 sampai Rp 800 ribu,” ujar Catur kepada MettaNEWS, Senin (17/4/2023).
Catur menyebut, naiknya harga tiket saat musim mudik Lebaran ini lantaran harga bahan bakar minyak (BBM) dan juga biaya tol yang tinggi.
“Karena ini harga BBM naik, tahun lalu kan enggak, dari harga Rp 280 naiknya cuma Rp 300 ribu. Kalau ini pengaruhnya harga BBM jadi naik banyak tol juga jadi biayanya kan agak tinggi dari tahun kemarin,” terang dia.
Meski alami kenaikan harga, bus AKAP miliknya tetap banyak mendapat penumpang. Bahkan sebelum memasuki mudik Lebaran, pembeli banyak menyerbu tiket bus AKAP Solo-Mataram ini.
“Mulai ramainya tanggal 10 April kemarin, kalau yang penuh baru arah Mataram kalau yang Bali sama Jakarta nanti mulai tanggal 20-an puncaknya,” ujarnya.
Harga Tiket Bus AKAP Solo-Mataram NTB Ikut Naik
Banyaknya minat penumpang untuk mudik ke kampung halaman di NTB maupun Bali membuat pihaknya menambah jumlah armada.
“Menambah armada biasanya satu bus ke Denpasar satu bus ke Mataram jadi 3 ya lumayan setiap hari dulu tidak setiap hari langsung, pernah seminggu dua kali ke Mataram sekarang langsung terus kalau sekarang setiap hari ada,” jelasnya.
Khusus keberangkatan bus AKAP tujuan Denpasar Bali, permintaan tiker akan melonjak saat libur Lebaran per 20 April.
“Kalau untuk penjualan sudah pada lunas kalau tujuan Mataram kita langsung tanpa oper. Seumpama nanti penuh kaya tanggal 13 14 15 (April) harus oper kita sedia bus tiga ke Denpasar,” kata dia.
“Tapi kalau tujuan Mataram pakai shuttle Safari, kalau Bali langsung tanpa oper. Ini tujuan Bali masih tanggal 20-an ramainya. Ini sudah ada sampai ada yang beli PP juga belum seramai yang tujuan Mataram,” sambungnya.
Mahasiswa dan pedagang yang merantau di Kota Solo mendoninasi penumpang bus AKAP yang satu ini. Catur menyebut para pemudik tersebut juga memesan tiket PP (pulang pergi) atau mudik maupun balik.
Harga Tiket Melambung Tetap Diminati
Terpisah, owner bus AKAP Tami Jaya Transportasi, Bugo Wonto menuturkan tiket Solo-Denpasar miliknya juga naik antara Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu sejak musim mudik Lebaran 2023.
“Tiket sweet class silver Rp 800 ribu, seat 1 Rp 400 ribu, seat 2 Rp 275 ribu. Sebelum tuslah (naik-red) Rp 600 ribu yang Rp 800 ribu, Rp 400 ribu awalnya Tp 375 ribu, yang biasa Rp 350 ribu,” kata Bugo, Senin (17/4/2023).
Penjualan tiket Solo-Denpasar diprediksi naik saat arus balik Lebaran mendatang. Untuk menghadapi lonjakan jumlah penumpang, pihaknya bersiap menambah jumlah armada.
“Biasanya kalau meluap ngeluarin lagi, jadi kalau penuh baru kita ngeluarin lagi. Masih belum ramai biasanya ramainya nanti arus balik abis Lebaran. Kita mengerahkan 3 aramada ramai sehabis Lebaran pagi H+7. Kebanyakan penumpang mahasiswa pedagang didominasi, kantoran tanggal 24 25 arus balik,” tandasnya.







