JEPARA, MettaNEWS — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak para alim ulama untuk terus mendoakan Jawa Tengah dan Indonesia di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi bangsa.
Hal itu disampaikan Gus Yasin saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Silaturahmi Mursyid, Manaqib Kubro, Istighosah, dan Pengajian Akbar Idaroh Wustho Jateng & DIY yang digelar di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Jepara, Sabtu (22/11/2025).
Dalam sambutannya, Gus Yasin menegaskan bahwa peran para ahli zikir dan doa dari para mursyid sangat penting bagi keselamatan dan ketenteraman bangsa.
“Saya yakin bila di Indonesia tercurah doa dari para ahli zikir, negara ini pasti akan dijaga Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Ahmad Luthfi yang berhalangan hadir dan menugaskannya untuk mewakili.
“Beliau minta agar didoakan, dan provinsi Jawa Tengah menjadi daerah yang benar-benar ‘gandulan’ kepada para mursyid,” ungkapnya.
Gus Yasin meminta para mursyid untuk senantiasa menjaga zikir, karena zikir diyakini mampu menjauhkan umat dari kelalaian terhadap agama. Ia menilai bahwa kekuatan spiritual tersebut menjadi benteng penting bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai ujian.
Selain itu, Gus Yasin turut mengapresiasi kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang baru-baru ini menerbitkan keputusan bagi ASN Pemprov Jateng untuk mengenakan sarung setiap hari Jumat.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menjadi simbol budaya dan religiusitas, tetapi juga memudahkan ASN dalam melaksanakan salat Jumat.
“Terima kasih dengan terbitnya keputusan mengenakan sarung pada hari Jumat, sekaligus memudahkan ASN untuk mengerjakan salat Jumat,” pungkasnya.
Acara manaqib dan istighosah tersebut dihadiri para mursyid, ulama, dan jamaah dari berbagai daerah, menandai kuatnya tradisi keagamaan serta sinergi antara pemerintah dan tokoh spiritual dalam menjaga kondusivitas dan keberkahan Jawa Tengah.








