Gunungan Hasil Bumi Festival Jajan Solo Diserbu Ratusan Pengunjung

oleh
Festival jajan
Pengunjung menyerbu gunungan hasil bumi di pembukaan Festival Jajan Solo di Pamedan Pura Mangkuengaran, Jumat (20/10/2023) | Magang UMN / Stanley Novalino

SOLO, MettaNEWS – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kota Solo membuka Festival Jajan Solo dengan prosesi rebutan gunungan hasil bumi di Pamedan Pura Mangkunegaran, Jumat (20/10/2023).

Gunungan yang terdiri dari buah, roti, sayur dan jamu itu jadi rebutan ratusan masyarakat yang telah menanti sejak siang. Rebutan gunungan dilakukan pukul 15.12 WIB. Setelah prosesi lempar sampur, Festival Jajan Solo resmi dibuka.

Kepala Dinkop UKM, Wahyu Kristina mengapresiasi gelaran Festival Jajan Solo sebagai festival kuliner terbesar di tahun ini.

“Terimakasih panitia Festival Jajan Solo yang sudah begitu luar biasa menyelenggarakan dan mewujudkan event kuliner di Kota Solo dengan tajuk Festival Jajan Solo terbesar di Solo,” ujar wanita yang akrab disapa Ina itu.

Ina berharap event ini dapat memberi manfaat baik untuk pengunjung maupun para UMKM yang mengikuti festival.

“Semuanya bisa mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dan tentunya event ini ikut meramaikan kegiatan atraksi seni budaya kuliner di Kota Solo,” terang dia.

Salah satu pengunjung asal Solo Baru, Rudy antusias menghadiri Festival Jajan Solo. Ia terkesima dengan banyaknya pilihan kuliner yang tersedia. Tak tanggung-tanggung festival ini menghadirkan 200 UMKM asli dari Kota Solo.

“Kesannya menarik bisa menikmati jajanan yang banyak banget. Saya juga jadi tahu ada makanan bermacam-macam kalau di Solo Baru kurang bervariasi. Ini juga pertama kalinya ke Mangkunegaran mumpung juga ada acara ini sekalian mampir,” ungkapnya.

Rudy pun sempat menyaksikan rebutan gunungan hasil bumi. Prosesi ini membuatnya terkesan karena baru pertama kali festival kuliner disertai unsur budaya seperti ini.

“Kesannya dengan pembagian gunungan direbuti masa seru sih tadi mau ikut berebut tapi nggak kebagian. Harapannya tahun depan ada lagi kalau bisa nyoba tempat lain biar sekalian buat mengenalkan pariwisata Solo,” pungkasnya.