Gibran Tidak Melarang Wisuda TK-SMA Asalkan Tak Bebani Orangtua: Kalau Bayar Mahal, Laporno Aku

oleh
Wisuda
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka komentari fenomena wisuda TK-SMA | MettaNEWS/ Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut berkomentar menyoal  keluhan orangtua yang membayar biaya prosesi kelulusan berkonsep wisuda pada jenjang TK, SD, SMP dan SMA.

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku tidak melarang apabila sekolah swasta mengadakan wisuda layaknya mahasiswa dengan mengenakan toga.

Namun dengan catatan apabila hal ini tidak memberatkan orangtua.

“Swasta? Rapopo (nggak apa-apa) asalkan tidak keberatan dan tidak memberatkan orang tua,” kata Gibran beberapa waktu lalu.

Meski tidak melarang, Gibran meminta bila ada wali murid yang keberatan dengan acara wisuda dengan mengenakan toga bisa melapor kepadanya.

“Ngene wae (gini aja) ada orang tua yang keberatan nggak? Kudu dikon membayar larang atau apa mengko laporno aku (disuruh membayar mahal atau apa nanti laporkan aku),” terang Gibran.

Gibran yang juga miliki buah hati yang sedang menempuh pendidikan sekolah dasar (SD) itu menilai bahwa wisuda merupakan momen sekali seumur hidup. Ia pun tak merasa keberatan dengan prosesi yang satu ini.

“Asalkan tidak memberatkan orang tua dan anak-anak senang rapopo, itukan momen sekali seumur hidup, ya. Momen itukan sekali seumur hidup,” lanjut Gibran.

Selain itu, Gibran memastikan bahwa sampai saat ini belum ada aduan dari orangtua terkait wisuda yang dilakukan di tingkat TK hingga SMP. Meskipun, ada beberapa sekolah swasta yang sudah menggelar acara wisuda bak mahasiswa lulus kuliah.

“Nggak ada laporan atau keluhan yang gimana-gimana,” tandasnya.