Gibran Targetkan Solo Bebas Kawasan Kumuh di 2026 

oleh
oleh
muhadjir effendi
Menteri ESDM Muhadjir Effendi dan Wali Kota Gibran meninjau hunian warga di Mojo Semanggi | Foto : dok. Humas Pemkot Solo

SOLO, Metta NEWS – Pemerintah Kota Solo mengebut penanganan kawasan kumuh pada 2022. Usai peletakan batu pertama pembangunan 47 rumah layak huni oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy,  Wali Kota Gibran Rakabuming, Selasa (25/1/2022) mengungkapkan, penanganan kawasan kumuh di Kota Surakarta dengan pembangunan rumah layak huni difokuskan di kawasan Semanggi dan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon.

“Kita tahun ini memperoleh bantuan CSR dari berbagai pihak di antaranya PT Shopee dan PT SMF. Setelah pembangunan 47 rumah layak huni dari SMF, lalu 136 di Semanggi utara dibangunkan Shopee. Di Solo itu 60% atau sebesar 135 hektar pemukiman kumuh berada di Semanggi dan Mojo Pasar Kliwon,” ungkap Gibran. 

Gibran menyebut, dengan berkurangnya kawasan kumuh secara otomatis permasalahan lain seperti stunting (gizi buruk, pertumbuhan otak dan tubuh terganggu) akan berkurang. 

“Dengan selesainya penanganan kawasan kumuh Mojo dan Semanggi, kawasan kumuh yang belum ditangani berkurang banyak dan tahun 2022 segera diintervensi melalui program penanganan RTLH dan semacamnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy dalam arahannya  menyatakan pada tahun 2022 dikejar untuk mengentaskan kawasan kumuh di daerah Semanggi dan Mojo Pasar Kliwon. 

“Lebih cepat dari target 2023, nanti kita harapkan selesai pada tahun ini. Bahkan di wilayah Semanggi Selatan sudah bisa ditempati,” tandasnya.

Penanganan kawasan kumuh oleh Pemerintah dan swasta atau CSR, lanjut Muhajir,  akan dijadikan model penyelesaian kemiskinan ekstrim di seluruh kota – kota di Indonesia.

“Solo sebagai pilot project atau model yang nanti diharapkan menjadi semacam prototipe untuk menyelesaikan persoalan pemukiman kumuh di daerah lain,” lanjut Muhadjir.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan saat ini program sudah mulai berjalan. Dia menargetkan penataan kawasan kumuh Kota Solo rampung di tahun 2022.

“Kita harapkan 2022 sudah selesai semua. Untuk itu kita kumpulkan semua sumber-sumber dana dari berbagai lini untuk menyelesaikan ini secara keroyokan,” katanya. 

Muhadjir menjelaskan bahwa penataan kawasan kumuh penting dilakukan. Hal ini merupakan langkah awal untuk pengentasan kemiskinan.

“Ini penanganan tema besarnya kemiskinan, lebih spesifik kemiskinan ekstrem yang 70% di wilayah kantong. Karena di kantong, maka pendekatannya ekosistem, tidak bisa orang per orang, rata-rata umumnya pasti tinggal di rumah tidak layak huni, kumuh, sanitasi jelek dan langka air bersih, pendekatan tidak mungkin tidak dengan pendekatan lingkungan,” terangnya.