Gandeng Puskesmas Bendosari, Univet Sukoharjo Gelar Vaksinasi Booster

oleh
vaksin univet
Univet Sukoharjo gandeng Puskesmas Bendosari gelar vaksin booster | dok Univet Sukoharjo

SUKOHARJO, Metta NEWS – Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo menggelar vaksinasi  tahap 3 booster pada Selasa (22/02). Bertempat di Gedung LPPM lantai 1, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 sampai 11.30 WIB. Tidak hanya civitas akademika, masyarakat sekitar kampus dapat mengikuti vaksinasi ini.

Dengan membawa identitas KTP dan  kartu vaksin terakhir  peserta bisa mendaftarkan diri. Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Univet Sukoharjo, Khabibur Rahman mengungkapkan vaksinasi ini digelar dengan sasaran utama peserta internal yakni dosen, karyawan kampus, seluruh civitas akademika termasuk keluarga dan peserta eksternal dari masyarakat sekitar. 

“Target vaksinasi terdiri dari 180 internal dan 120 dari peserta eksternal. Kegiatan vaksinasi telah direncanakan selama satu bulan. Bekerjasama dengan pihak UPTD Puskesmas Bendosari melibatkan 15 petugas medis yang tergabung dalam tim untuk membantu pelaksanaan,” tutur Khabibur melalui telepon, Selasa (22/02).

Sosialisasi pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan kepada dosen dan karyawan melalui whatsApp dengan menyertakan surat pemberitahuan untuk disebarluaskan ke lingkungan masing-masing. 

“Bentuk kerjasama dari pihak kampus dengan pihak UPTD Puskesmas Bendosari, kami melakukan koordinasi dan dijadwalkan pelaksanaannya. Apabila PTM sudah diizinkan maka dengan sudah dilakukannya vaksinasi tahap 3 ini maka kami bisa lebih siap. Jadi ini bentuk inisiatif bersama juga. Dari pihak kampus hanya menyediakan tempat dan keamanan,” 

Sebelum mendapatkan giliran untuk divaksin, peserta mendapatkan edukasi  dari satuan tugas Covid-19 Univet tentang bagaimana tindakan yang dapat dilakukan pasca vaksinasi apabila terjadi keluhan. 

“Sebelum vaksin sudah kami sampaikan untuk istirahat yang cukup dan minum vitamin. Supaya tidak capek dan tetap fit,” terangnya.

Menggunakan vaksin Astrazeneca, Khabibur menjelaskan tujuan dilakukan vaksinasi untuk memperkuat imun atau daya tahan tubuh civitas akademika untuk persiapan pembelajaran tatap muka. 

“Sementara ini masih daring pembelajarannya. Jadi nanti jika ada kebijakan pembelajaran tatap muka dengan sudah vaksin tahap 3 booster maka kami sudah siap. Bagi mahasiswa yang siap untuk mengikuti vaksinasi maka dipersilahkan tapi tidak ada instruksi untuk wajib vaksin. Karena mahasiswa kan tidak hanya berasal dari kampus saja. Ada yang sudah vaksin di tempat tinggalnya masing-masing,” tutur Khabibur.

Agar tidak menimbulkan kerumunan, panitia menata antrean sehingga mulai dari pendaftaran, screening dan vaksinasi, seperti banyu mili (mengalir).

“Karena tidak banyak antrean maka kami hanya menyiapkan sebanyak 50 tempat duduk. Tidak ada shift pada pelaksanaan vaksinasi kali ini. Sebanyak 200 lebih peserta ikut vaksinasi tahap ini,” pungkas Khabibur.