SOLO, MettaNEWS – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan adanya kabar seorang kader PDIP yang diduga membelot atau mendukung calon dari partai lain.
Rudy menyebut baru mendengar kabar tersebut dari kader bahkan kader partai lain.
“Ini baru sruwing-sruwing, dengar-dengar ada yang menawarkan calon partai lain. Nanti kalau sudah dapat bukti langsug tak PAW,” tegasnya.
Rudy mengaku sudah mengantongi nama anggota dewan dapil Jebres tersebut.
“Namanya sudah saya kantongi. Itu namanya sudah mengkhianati partai. Saya belum dapat bukti baru dengar-dengar dari masyarakat. Belum saya tegur, klarifikasi juga belum karena belum ada bukti. Aku ga mau di adu domba nho. Fotonen biar ada buktinya,” tegas Rudy.
Rudy dengan keras menyebut legislator tersebut terlalu berani. Dan meminta anggota dewan itu untuk instropeksi diri.
“Itu wis kewanen. Ya tidak nyalon lagi karena caleg dapil Jebres struktural kok. Dia kalah skor. Orang itu harusnya sadar diri. Kalau nyaleg 2x dapat suaranya.cuma 2000 ya harus instropeksi diri. Dulu dia kan PAW ganti Pak Sony. Terus nyaleg sendiri. Kalau mau protes ya silahkan ke rumah saya tak PAW ne sisan,” papar Rudy.
Meskipun Rudy memastikan untuk PDIP Solo tidak ada yang membelot. Namun kabar tersebut menjadi perhatian sendiri bagi Rudy.
“Kalau kader kita tidak ada yang membelot, solid bergerak untuk Indonesia baru. Kalau menyeberang dan dia anggota dewan langsug kita PAW. Mengkampanyekan partai lain, langsung (PAW) gitu aja,” tegas Rudy.
Untuk memantau keloyalan kader, Rudy mengaku punya banyak mata dan telinga. Yang pasti akan melaporkan padanya.
“Kalau ranting, anak ranting ga ada. Semua tegak lurus suatu komando,” pungkasnya.







