FX Rudy: Capres Sudah Dikantongi Ketua Umum, Tunggu Saja

oleh
FX Rudy
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebut PDIP mlĺ2024, Selasa (11/4/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Ketua DPC PDIP Solo, FC Hadi Rudyatmo dengan tegas menyatakan bahwa Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri telah mengantongi nama Calon Presiden (Capres) Pemilu 2024.

“Pada saat HUT ke-50 kan sudah saya sampaikan bahwa calon presiden sudah dikantongnya Ketua Umum. Berasal dari kadernya sendiri, kader kan banyak. Tunggu saja,” ujar Rudy, Selasa (11/4/2023).

Rudy menyebut Megawati sangatlah jeli dalam memilih Capres yang akan PDIP usung.

“Ketua Umum cara memilih kader kan sangat jeli, tidak hanya sekadar milih, ngganggo puasa barang lo bu e (Mega). Tanya ke Ketua Umum, harga mati untuk Capres ya jelas harga matilah,” terangnya.

Menyinggung soal koalisi partai, Rudy menyebut PDIP punya hak untuk mengusung Capres. Sebab partai ini miliki 25 persen suara nasional yang sah dan menduduki 20 persen kursi parlemen.

“La kalau sudah koalisi ya tanya ke yang mau koalisi kalau saya pelaksana di lapangan. PDI kan punya hak untuk mencalonkan sendiri,” jelasnya.

Capres dan Koalisi Besar

Menyikapi adanya pertemuan Presiden Jokowi dengan partai lain. Rudy menganggapnya sebagai bukan masalah. Ia justru memuji tindakan Presiden Jokowi.

“Terbentuk Koalisi Besar, perspektif PDIP? Kalau masalah Presiden mau bicara perspektif elektabilitas dan sebagainya dan calonnya siapa ya sing ngerti mung Ketua Umum. Ya itulah yang namanya pemimpin, semua ketua umum dia rangkul itu jos top, tapi kan balik itu saya nggak tahu,” jelas dia.

Rudy menyatakan dirinya tidak tahu menahu apa yang terjadi di balik pertemuan Presiden Jokowi dengan partai lain. Ia berpedoman bahwa Ketua Umumlah yang mengetahui segalanya.

“Wong itu tetap Ketum sik ngerti koalisi besar mau ngapain, PDI Perjuangan rencana jadi tuan rumah itu kan demi bangsa dan negara bukan untuk siapa-siapa,” katanya.

Terakhir, ia menegaskan bawah sebagai kader ialah mendukung siapa saja yang nantinya jadi Capres.

“PDIP calonnya siapapun hukumnya wajib untuk kami menangkan itu mau lawan siapapun itu perintah Ketua Umum ya kami laksanakan. Aturan partainya seperti itu,” tandasnya.