Fokus Entaskan Stunting Rotary Club Solo Kartini Gelar Family Day di Kelurahan Pajang

oleh
oleh
Panggung boneka di Family Day Rotary Club of Solo Kartini | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Menutup tahun dengan berbagi kebahagiaan, Rotary Club of Solo Kartini mengadakan Family Day di Kelurahan Pajang. Sebanyak 100 anak ikut bergabung pada acara yang mengangkat tema Keluarga Sejahtera Keluarga Indonesia Kita adalah Keluarga.

President Rotary Club of Solo Kartini Fitriana Kusumawati menjelaskan Family Day diadakan menjelang akhir tahun untuk dapat berbagi kebahagiaan di masa liburan anak sekolah khususnya di Kelurahan Pajang.

Kegiatan Family Day tersebut dibantu oleh Forum Anak Surakarta yang menghadirkan sandiwara boneka untuk anak-anak.

“Kami undang 100 anak mengikuti arahan dari kelurahan. Selain hiburan kami juga membawa bingkisan makanan dan mainan. Mainan yang bermanfaat seperti pensil warna, buku gambar, alat musik, mainan yang mengolah kecerdasan, yang mendidik bagi anak,” ungkap President Fitri di sela-sela acara.

Selain sandiwara boneka, anak-anak juga dihibur dengan pertunjukkan sulap.

“Kami ingin berbagi bersama supaya menambah kegembiraan anak-anak sebelum menutup tahun. Harapan kami semua bisa merasakan kebahagiaan di event tutup tahun ini,” ujar Fitri.

Fitri mengungkapkan, Family Day menjadi agenda rutin Rotary Club di Wilayah Indonesia distrik 3420.

“Bulan Desember di seluruh club di distrik 3420 rotary itu menggelar rotary family day dan setiap daerah bebas meng create programnya apa, kami pernah membuat belanja ke supermarket, program untuk kesehatan remaja dan lainnya,” paparnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta, Purwanti menyampaikan, Pemerintah Kota Surakarta sangat mengapresiasi kegiatan Family Day ini.

“Saat ini salah satu program prioritas di Pemerintah Kota Surakarta adalah peningkatan SDM yang dimulai dari keluarga.

Purwanti mengatakan, orang tua menjadi ujung tonggak keberhasilan pembangunan.

“Jadi ada 162 ribu anak di Kota Surakarta atau kurang lebih 28% penduduk yang ada di kota Surakarta. Dan yang hadir disini tentunya sangat membanggakan kita, harapan kita anak-anak yang dihadirkan ini adalah penerus bangsa, bisa menjadi anak anak hebat yang berkualitas,” tutur Purwanti.

Pada kesempatan tersebut, Purwanti menekankan konsentrasi pemerintah kota
khususnya terkait pemenuhan hak anak untuk mendapat gizi yang baik.

“Salah satu masalah hak anak masih ada 700 an anak di Surakarta yang menderita stunting. Tentunya kita berupaya kedepan tidak ada lagi kasus stunting di Surakarta, dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami juga berharap kedepan Rotary Club bisa berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Kota Surakarta,” harapnya.

Menanggapi harapan dari DP3AP2KB, Rotary Past District Governor 3420 Indonesia Febri Hapsari Dipokusumo mengatakan stunting juga menjadi salah satu fokus program di Rotary Solo Kartini.

“Kami juga sudah beberapa waktu berkala memberikan tambahan makanan gizi sehat di beberapa kelurahan. Tapi kami harus pikirkan juga masalah monitor nya. Kalau kita memberikan makanan sehat ke anak-anak selama 3 bulan, kita harus lihat tingkat kenaikan apa, berat badan mungkin, kesehatannya ada peningkatan nggak karena monitoring ini kan juga penting ya. Kalau rotary memberikan hibah, tapi tidak ada monitoring secara langsung, tidak ada tolak ukur yang jelas,” tandas Febri.