SOLO, MettaNEWS – Fakultas Hukum (FH) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar Studium Generale bertema “Membangun Budaya Sadar Hukum” yang digelar di ruang seminar lantai 5 Gedung H Unisri, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.
Ketua pelaksana, FX. Hastowo B Laksito, S.H., M.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa Fakultas Hukum dan turut dihadiri Rektor Unisri, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd.
Dalam sambutannya, Prof. Sutoyo menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran hukum sejak dini serta peran mahasiswa sebagai garda depan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Panel Diskusi “BNN Goes to Campus”, menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Dora Kusumastuti, S.H., M.H, Dekan Fakultas Hukum Unisri, serta Tika Suhertika, S.H., M.H, Kasubid Hukum BNN. Keduanya mengupas strategi membangun budaya sadar hukum, urgensi pemahaman regulasi, hingga langkah konkret pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan mahasiswa.
Direktur BNN, Tonton Rasyid, S.H., M.H, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius yang memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, kampus, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat sadar hukum di kalangan mahasiswa Unisri dan menjadikan mereka agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai kesadaran hukum di masyarakat,” ungkap Tonton.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Fakultas Hukum Unisri untuk meneguhkan visi pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga membangun karakter mahasiswa agar siap menghadapi tantangan hukum dan sosial di era modern.








