.9òSOLO, MettaNEWS – Tim dari Himpunan Mahasiswa Desain Interior (Himadiska), Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta lolos seleksi nasional. Seleksi nasional ini merupakan program dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek. Seleksi ini dalam Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) 2023.
Tim yang digawangi Dedy Setiawan dan kawan-kawannya ini menginisiasi Penguatan Edukasi dan Mitigasi dalam Mewujudkan Desa Siap Siaga Banjir di Desa Kadokan Grogol Sukoharjo.
Dalam mendukung program kerja dan dalam rangka memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus ini, tim Himadiska turut berperan dalam kreasi mural edukasi bencana bernuansa semangat kemerdekaan.
Dengan melibatkan 10 pemuda setempat, tim mural Himadiska mengerjakan mural pada dinding sebelah barat gapura Dusun Nusupan. Posisi mural ini termasuk strategis karena hilir mudik kendaraan melewati jalan yang menuju ke Desa Kadokan.
Ketua tim mural Adi Setya Aji berharap mural ini bisa menjadi inspirasi dan pengingat.
Mural dengan ukuran 3,5 m x 20 m ini targetnya selesai dalam waktu tiga hari.
“Mural karya mahasiswa desain interior ini bisa menjadi inspirasi, pengingat, dan karya visual monumental yang mengedukasi pentingnya penyelamatan diri saat banjir,” kata Adi.
Selain itu, salah satu perwakilan pemuda, Erik menambahkan, hal ini sangat relevan untuk Desa Kagokan.
“Hal ini sangat relevan, karena Desa Kadokan ini setiap tahun selalu terkena banjir. Mural ini sebagai salah satu pendekatan edukasi untuk kaum muda,” jelasnya.
Program kerja Himadiska di Desa Kadokan berpusat pada penguatan edukasi dan mitigasi. Dengan tujuan membantu Desa Kadokan untuk semakin tanggap terhadap banjir. Yang rutin hadir saat musim-musim penghujan. Program kerja yang diangkat adalah pembuatan perahu evakuasi, pemasangan sign system, sosialisasi edukasi tanggap banjir, dan penguatan kelembagaan pemuda.
Dalam realisasi prokernya, Himadiska didampingi oleh Dosen Pendamping, Anisa Putri Cahyani, S.Pd. M.Pd.
Program ini sangat bermanfaat sebagai ajang Ormawa Himasdika untuk berperan aktif, merancang, menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan.
“Mereka beruntung mendapat kesempatan untuk berperan terjun langsung ke desa,” pungkasnya.







