Design Hub Solo Perdana Hadir, One Stop Solution Bangun Rumah Lebih Mudah

oleh
Design Hub
Design Hub Solo jadi pusat kolaborasi arsitek dan vendor material bangunan, libatkan 22 vendor

SOLO, MettaNEWS – Sebuah konsep showroom dan ruang kolaborasi baru bernama Design Hub pertama kalinya hadir Kota Solo. Tempat ini digagas oleh tiga inisiator, yakni Owner Candi Aluminium Darmadi Hasanudin, Owner PT Utama Bintang Budhi Utomo dan Principal ConArch Studio Yuli Kristanto.

Design Hub bertujuan menghadirkan ekosistem terpadu bagi para arsitek, desainer interior, kontraktor, hingga vendor material bangunan.

Salah satu inisiator Design Hub, Yuli, menjelaskan bahwa konsep utama yang diusung adalah material exploration journey, yaitu pengalaman eksplorasi material bangunan secara menyeluruh dalam satu lokasi.

“Design Hub ini merupakan showroom bersama atau galeri bersama dari beberapa teman. Selain menjadi tempat display produk, kami juga ingin menjadikannya ruang berkomunitas bagi para arsitek, desainer, dan kontraktor,” ujar Yuli dalam wawancara.

Menurutnya, konsep tersebut diwujudkan melalui penataan ruang tiga lantai yang dirancang seperti perjalanan eksplorasi material.

Di lantai pertama, pengunjung akan disambut area display produk dengan konsep “attract and engage”. Di area ini, berbagai produk arsitektural dipamerkan secara interaktif sehingga pengunjung dapat melihat sekaligus menyentuh langsung material yang tersedia.

“Lantai pertama ini memberikan kesan awal yang kuat agar pengunjung tertarik untuk mengeksplorasi material lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, lantai kedua menghadirkan konsep “compare and understanding” melalui berbagai mock-up ruangan seperti master bedroom dan kitchen. Pada area ini, material yang dipamerkan telah diaplikasikan langsung dalam bentuk desain ruang.

Dengan konsep tersebut, pengunjung dapat merasakan pengalaman nyata penggunaan berbagai material, mulai dari plafon, lighting, smart home system, hingga lantai dan interior.

“Kalau di lantai satu hanya produk, di lantai dua sudah berupa aplikasinya dalam ruang. Jadi klien bisa merasakan langsung seperti apa jika material tersebut digunakan dalam sebuah desain,” kata Yuli.

Sedangkan lantai ketiga difungsikan sebagai area media dan networking. Ruang ini disiapkan sebagai meeting point bagi arsitek, desainer interior, maupun kontraktor untuk berdiskusi, berbagi ide, hingga melakukan presentasi desain bersama klien.

Dengan konsep tersebut, Design Hub diharapkan menjadi one stop solution bagi kebutuhan perencanaan dan pembangunan rumah atau bangunan.

“Kami mengkurasi berbagai material yang biasa digunakan dalam pembangunan rumah, mulai dari AC, smart home, atap, pintu, flooring, solar panel, hingga interior. Jadi klien mendapatkan pilihan material berkualitas terbaik dalam satu tempat,” ujarnya.

Yuli menambahkan, kehadiran Design Hub juga didukung oleh Principle Community Network (PCN), yaitu komunitas para prinsipal produk-produk arsitektural di Indonesia.

Ke depan, konsep Design Hub tidak hanya hadir di Solo. Rencananya, tempat serupa akan dibuka di beberapa kota besar lain seperti Surabaya, Bali, dan Jakarta.

Solo sendiri dipilih sebagai kota pertama karena dinilai memiliki komunitas arsitek yang solid dan terbuka terhadap kolaborasi.

“Teman-teman arsitek di Solo sangat guyub dan mudah berkolaborasi. Bahkan kami punya tagline, ‘dari Solo untuk Indonesia’,” ungkapnya.

Melalui Design Hub, Yuli berharap tempat ini dapat menjadi ruang edukasi, inspirasi, sekaligus kolaborasi bagi seluruh pelaku industri desain dan konstruksi.

“Kami berharap Design Hub bisa menjadi tempat untuk mengedukasi, menginspirasi, dan menjadi wadah kolaborasi antara desainer, kontraktor, prinsipal, dan klien,” pungkasnya.

Promo Menarik Selama Grand Opening

Design Hub
Grand opening Design Hub di Jl. Honggowongso No.78B, Panularan, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Founder Design Hub Solo, Darmadi Hassanuddin, menjelaskan bahwa Design Hub merupakan hasil kerja sama tiga pihak yang menghadirkan berbagai produk kebutuhan konstruksi hingga interior dalam satu lokasi.

“Design Hub ini kami buat bertiga. Dari saya melalui Candi Aluminium membawa produk seperti jendela dan pintu aluminium, plafon, pintu kamar mandi, lantai SPC, hingga berbagai jenis atap seperti bitumen dan galvalum, termasuk produk Solahart,” jelas Darmadi.

Sementara itu, mitra lainnya, Yuli dari Konak menghadirkan produk interior dengan brand IDEMU yang meliputi kitchen set serta berbagai furnitur untuk kamar tidur. Adapun Budi menyediakan produk kebutuhan rumah seperti AC dan lampu.

Menurut Darmadi, Design Hub tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan bahan bangunan. Lantai tiga gedung tersebut juga disiapkan sebagai ruang kolaborasi bagi para arsitek dan desainer, khususnya yang masih merintis karier.

“Jika ada arsitek muda yang membawa klien tetapi belum memiliki studio atau tempat meeting, mereka bisa menggunakan lantai tiga Design Hub secara gratis,” ujarnya.

Darmadi menilai peluang hadirnya Design Hub di Solo sangat besar karena konsep ini masih tergolong baru di kota tersebut. Berbeda dengan toko bangunan konvensional, Design Hub menawarkan konsep lengkap mulai dari material lantai hingga atap, dilengkapi dengan display produk yang sudah terpasang sehingga memudahkan pelanggan melihat langsung penerapannya.

Dalam rangka grand opening, Design Hub juga menghadirkan berbagai promo menarik untuk konsumen. Beberapa di antaranya adalah diskon produk Solahart hingga 20 persen ditambah 5 persen serta voucher belanja di Super Indo. Selain itu, terdapat diskon hingga 15 persen untuk aluminium Lumak serta penawaran pintu aluminium AMK mulai dari Rp2,6 juta. Promo ini berlaku hingga satu bulan setelah pembukaan.

Design Hub berlokasi di Jalan Honggowongso, No.78B, Panularan, Kec. Laweyan, Kota Solo, yang dikenal sebagai kawasan strategis dan mudah diakses masyarakat.

Design Hub Siap Ekspansi di 6 Kota Besar Indonesia

Ke depan, konsep Design Hub direncanakan akan dikembangkan di enam kota besar di Indonesia. Solo menjadi kota pertama yang menghadirkan konsep ini dan akan mewakili wilayah Indonesia bagian tengah. Kota lain yang direncanakan menjadi lokasi berikutnya antara lain Surabaya, Jakarta, dan Tangerang Selatan.

Darmadi berharap kehadiran Design Hub dapat terus berkembang sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para arsitek dan desainer untuk mempelajari berbagai material bangunan dengan teknologi terbaru di Indonesia.

“Harapannya Design Hub bisa terus berkembang dan menjadi tempat bagi arsitek untuk mengenal material bangunan terbaru serta berkolaborasi dalam menciptakan desain yang lebih inovatif,” pungkasnya.

Design Hub Solo Jadi Pusat Kolaborasi Arsitek dan Vendor Material Bangunan, Libatkan 22 Vendor

Salah satu penggagas Design Hub, Budhi Utomo menjelaskan bahwa Design Hub merupakan ruang kolaborasi bagi para vendor di bidang bahan bangunan untuk menampilkan produk sekaligus aplikasinya secara langsung.

“Design Hub ini menjadi tempat bagi vendor-vendor material bangunan untuk men-display produk mereka. Jadi calon klien bisa melihat langsung materialnya, menyentuh, dan merasakan kualitasnya,” ujarnya.

Saat ini terdapat sekitar 22 vendor yang berpartisipasi, menghadirkan berbagai produk mulai dari sistem pendingin ruangan, smart home, material aluminium dan kaca, hingga beragam jenis lantai dan finishing bangunan.

Konsep Design Hub dibuat bertingkat untuk memberikan pengalaman menyeluruh kepada pengunjung. Di lantai pertama, pengunjung dapat melihat dan menyentuh berbagai material bangunan yang dipamerkan. Sementara lantai kedua menampilkan aplikasi nyata dari produk-produk tersebut, seperti instalasi AC, sistem smart home, hingga berbagai jenis flooring.

“Dengan begitu, calon pemilik rumah bisa membayangkan bagaimana nanti ruangannya jika material tersebut dipasang,” kata Budi.

Adapun lantai ketiga direncanakan sebagai ruang komunal yang dapat dimanfaatkan oleh para arsitek untuk bertemu klien, berdiskusi proyek, hingga melakukan presentasi desain.

Dengan konsep tersebut, Design Hub diharapkan menjadi one-stop service bagi masyarakat yang ingin membangun rumah, mulai dari proses desain, pemilihan material, hingga konsultasi perkiraan biaya pembangunan.

Target utama Design Hub adalah masyarakat yang berencana membangun rumah, meski tidak menutup kemungkinan melayani kebutuhan bangunan kantor. Selain itu, tempat ini juga menjadi sarana edukasi bagi calon pemilik rumah yang masih awam terhadap berbagai jenis material bangunan modern seperti SPC flooring, decking, maupun keramik berukuran besar.

Dalam acara pembukaan, Wali Kota Solo, Respati Ardi turut hadir dan menyampaikan harapannya agar Design Hub dapat menjadi penghubung antara arsitek, kontraktor, dan masyarakat.

Pengelola mengakui bahwa tantangan terbesar ke depan adalah mengedukasi masyarakat agar mau datang langsung untuk melihat berbagai pilihan material yang tersedia.

“Biasanya orang harus muter ke banyak tempat untuk mencari material. Di sini kami ingin semuanya bisa ditemukan di satu tempat,” jelasnya.

Design Hub rencananya beroperasi setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB, dengan jam operasional khusus pada hari Minggu hingga pukul 13.00 WIB. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri desain dan konstruksi di Kota Solo.