Dukung Usulan Gibran Blacklist Suporter yang Melakukan Kerusuhan, Kapolresta Solo: Harus Ada Tindakan Tegas 

oleh
Polresta Solo Berangkatkan Suporter Persis
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi berangkatkan ribuan suporter Persis Solo menuju Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta Rabu (15/3/2023) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Kepolisian Solo dukung usulan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming untuk Blacklist suporter yang membuat kerusuhan usai laga Persis kontra Persebaya di Stadion Manahan Solo, Sabtu (1/7/2023) Malam.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi mengungkapkan harus ada tindakan tegas terkait hal tersebut. Terlebih kota Solo juga memiliki jadwal event nasional maupun internasional.

“Jangan sampai kejadian seperti menjadi luka di Solo. Kita harus membuat Solo jadi cerminan kota yang aman dan damai,” ungkap Iwan Selasa (4/7/2023).

Iwan juga mengungkapkan setuju dengan usulan Gibran untuk blacklist suporter yang melakukan tindakan kerusuhan.

“Saya setuju dengan mas Wali, jika rusuh Banned saja,” ungkap Iwan.

Iwan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi terhadap koordinator lapangan salah satu elemen suporter Persis Solo dari GK (Garis Keras) usai kejadian tersebut.

“Saya sudah bilang sama korlapnya GK, saat mau lihat temannya yang kita tahan. Saya bilang: saya kasih tahu ya kalau itu motor tidak balik malam ini saya tunggu sampai subuh Kamu bisa tak coret, dari daftar pendukungnya Persis,” katanya.

“Kami tidak akan segan-segan blacklist kamu biar ga bisa nonton, karena dari sekian ini yang ngerusuh hanya (dari kelompok) kamu, tidak ada yang lain,” imbuh Iwan.

Pihaknya menjelaskan bahwa memang sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan suporter untuk tidak bertindak menahan. Namun, Iwan menegaskan jika ada tindakan yang melanggar hukum pihaknya tidak akan segan-segan.

“Ya kalau begitu (berbuat kerusuhan) mohon maaf, saya setuju mas wali yang rusuh-rusuh di ban,” katanya.

Jika Panitia Pelaksana (Panpel) Stadion Manahan melakukan blacklist kepada salah satu elemen suporter. Kepolisian akan mendukung dengan melakukan penyortiran di bagian depan lapangan.

Selain itu, untuk antisipasi dalam laga Home Persis selanjutnya, Kepolisian akan mengosongkan dua row tribun sebagai pemisah suporter dari unsur GK dan B6.

“Jadi bagian tengah itu harus kosong dua row. Punya GK kosong separuh, punya B6 kosong separuh juga. Jadi dipisahkan. Kalau langkah ini belum efektif, maka akan saya minta di blacklist sekalian saja,” tutupnya.