SOLO, MettaNEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo terus bersiap menghadapi musim haji 2023. Mulai dari manasik, hingga tes kesehatan digiatkan mengingat calon jemaah haji didominasi oleh lanjut usia (lansia).
Kepala Kemenag Solo, Hidayat Masykur mengungkapkan hingga saat ini sudah ada 432 calon jemaah haji dengan 5 diantaranya merupakan pekerja haji pendamping (PHD) yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci.
Jumlah ini diperkirakan akan bertambah hingga Jumat (19/5/2023) besok.
“Untuk persiapan ibadah haji dari Kota Solo insyaallah kita sudah siapkan semaksimal mungkin,” katanya saat berbincang di Kantor Kemenag Solo, Rabu (17/5/2023).
Hidayat menyampaikan, calon jemaah haji asal Kota Solo kloter pertama akan masuk ke Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali pada 8 Juni 2023.
“Satu hari kloter 52, 53, 54 karena jumlahnya 432 kita buat skala yang sekarang 432 berarti dibagi menjadi 2 kloter. Karena kita juga nutup kekurangan dari Jogja, akhirnya sebagian yang (kloter) 52 nutup kekurangan Jogja terus ditambah yang (kloter) 53 genap 354 jamaah dan selebihnya masuk di (kloter) 54,” jelasnya.
Jumlah ini belum termasuk kuota tambahan 8.000 jemaah secara nasional. Maka tidak menutup kemungkinan jika nantinya secara total jumlah jemaah akan mencapai ribuan.
“Karena kita mendapatkan kuota tambahan 8 ribu yang sampai saat ini kan belum terdistribusi. Ini barangkali ada satu dua orang yang bagian dari Kota Solo yang mungkin juga akan ikut serta untuk pemberangkatan haji tahun ini,” katanya.
Manasik haji tingkat kota dan tingkat kecamatan juga sudah dilaksanakan para calon jemaah. Mereka nantinya akan berangkat ke Kota Jeddah Arab Saudi pada 9 Juni 2023.
“Kemudian untuk hal-hal yang lain seperti paspor visa insyaallah sudah 100 persen. Terkait dengan pelaksanaan yang lain seperti rencana penerbangan dan sebagainya insyaallah sudah pada disiapkan, karena kita selama manasik sudah ada hal-hal yang kita bawa,” tandasnya.








