SOLO, MettaNEWS Pertandingan babak seperempat final Piala Dunia U-17 Prancis kontra Uzbekistan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/11/2023) berlangsung alot. Kedua tim sama-sama kuat.
Di babak pertama, Uzbekistan enggan menyerah atas serangan pemain Prancis. Bola bergulir di antara kedua tim yang saling menyerang ke gawang lawan.
Dua penyerang Prancis, Mathis Lambourde dan Mohamed-Amine Bouchenna saling melancarkan serangan ke gawang Uzbekistan.
Di menit ke 43, Prancis hampir saja mendapat satu buah gol lewat tendangan Mathis Lambourde yang mengarah langsung dari kotak gawang. Sayang bola justru melesat ke tiang gawang. Gol gagal tercipta
Di injury time, 45+2 Prancis kembali berpeluang mendapat satu gol. Kali ini Mohamed-Amine Bouchenna yang beraksi. Namun sayangnya gol kembali gagal tercipta setelah Jakhonhir Buriev berhasil menangkap serangan Mohamed dengan cepat.
Di pertambahan waktu 4 menit, giliran Prancis yang hampir kebobolan. Gelandang serang Uzbekistan Mirzaev Lazizbek hampir saja mencetak gol lewat tendangan dari kotak gawang setelah menerima umpan dari sayap kiri oleh bek tengah Yakhyo Urinboev.
Di babak kedua, Prancis dan Uzbekistan semakin bermain agresif. Striker Uzbekistan Amirbek Saidov bermain keras di babak kedua. Bermain tanpa didampingi pelatih Jamoliddin Rakhmatullaev, Uzbekistan menciptakan banyak peluang gol ke gawang lawan.
Di menit ke-65, Amirbek Saidov berhasil menciptakan satu gol lewat tendangan dari kotak gawang. Sayangnya VAR menganulir gol ini dianulir karena offside.
Jamoliddin Rakhmatullaev yang berada di tribun VIP terlihat kesal akan hal ini. Ia pun tidak bisa mendampingi anak asuhnya setelah diganjar kartu merah saat laga melawan Inggris Jakarta International Stadium (JIS) Rabu (22/11/2023).
Memasuki menit ke-85, Prancis berhasil membobol gawang lawan lewat tendangan pemain gelandang Ismail Bouneb. Hasil ini membawa Prancis U-17 menang tanpa adu penalti 1-0 dengan Uzbekistan U-17.







