Hadapi Uzbekistan, Bek Prancis U-17: Kami Akan Cetak Gol di Menit Pertama

oleh
Prancis
Bek Timnas Prancis, U-17 Tidiam Gomis | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Tim Prancis U-17 akan berhadapan dengan Uzbekistan U-17 dalam babak perempat final Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/11/2023).

Bek Timnas Prancis, U-17 Tidiam Gomis merasa perlu menganalisa tim Serigala Putih. Kemenangan Uzbekistan melawan Inggris 2-1 di babak 16 besar membuat skuad asuhan Jamoliddin Rakhmatullaev tak bisa dianggap sepele.

Mereka adalah tim baru bagi kami. Jadi kami harus menganalisanya lebih dulu semuanya lewat video untuk mengetahui apa keunggulan dan kelemahan mereka,” ujar pemain bernomor punggung 11 itu.

Tidiam merasa masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan ia dkk untuk
menghadapi tim lawan. Tetapi, ia memastikan timnya siap untuk menghadapi siapa pun dalam turnamen ini.

Ia menargetkan dapat mencetak gol di menit-menit pertama. Namun jika harus berhadapan di babak penalti, ia juga siap.

“Kami akan melakukan sebaik-baiknya supaya bisa mencetak gol secepat mungkin pada menit-menit awal. Selalu menekan untuk mencetak gol. Tetapi, apabila kami harus menghadapi babak penalti, kami siap,” ujarnya.

Prancis mengantongi 9 poin dan menduduki posisi pertama Grup E Piala Dunia U-17. Dengan hasil ini, ia optimis Prancis mampu memenangkan pertandingan 8 besar melawan Uzbekistan.

“Kami pernah menang. Tetapi, tujuan kami adalah menang sebelum penalti. Ya, kami cukup percaya diri sebagai tim. Pada kejuaraan Eropa, kami hanya juara dua setelah kalah dari Jerman di penalti,” terangnya.

Pemain berusia 17 tahun itu merasa semua tim yang berhadapan dengan Prancis merasa takut. Mengingat Prancis juga menjuara Piala Dunia U-17 tahun 1998.

“Meski Jerman berstatus juara, mereka juga menghadapi laga itu cukup sulit. Saya pikir semua tim cukup takut dengan kami. Kami punya kesempatan cukup baik,” katanya.

Meski baru pertama kali bertanding di Solo, Prancis mengaku tidak akan terganggu jika saja Uzbekistan lebih banyak pendukung.

“Saya pikir Uzbek akan punya banyak fans yg mendukung. Tetapi, kami tidak akan terganggu dengan hal itu. Kami sudah banyak bertanding. Tidak ada lagi demam panggung. Kami akan melakukan segalanya dan berharap yang terbaik besok,” ujarnya.
 
Pelatih Kepala Timnas Perancis U-17 Jean Luc Vannuchi mengakui
Uzbekistan adalah tim yang tangguh. Mereka punya mentalitas yang bagus. Para pemainnya juga kerap bekerja keras. Menurutnya Uzbekistan akan menjadi lawan yang sulit dihadapi.

“Kami harus mencari solusi. Mereka bisa menang atas Kanada, lalu bermain imbang melawan Spanyol. Di babak 16 besar, mereka menang melawan Inggris. Jadi, ini akan menjadi tantangan yang berat bagi Prancis pada laga esok,” ujarnya.