Ditinggal Berdagang, Rumah Pondokan Bakul Pasar Legi di Jogobayan Terbakar Habis

oleh
Sebagian besar rumah kos di Jogobayan, Banjarsari Solo ludes setelah kebakaran yang terjadi Sabtu (27/8/2022) | MettaNews/Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kebakakaran melahap satu bangunan kos-kosan di Kampung Jogobayan RT 2 RW 6 Kelurahan Setabelan Kecamatan Banjarsari Solo, Sabtu (27/8/2022). Ada 7 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan, 2 unit mobil ambulance dan 1 unit mobil tim identifikasi dan olah TKP dari Polsek Jogobayan.

Saat kebakaran terjadi, petugas Linmas langsung menutup akses jalan untuk mempermudah mobil Damkar masuk. Lalu lintas sempat terhenti saat proses kebakaran terjadi hingga proses pemadaman selesai.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang sebabkan satu bangunan rumah kayu habis dilahap si jago merah.Salah satu saksi mata yang berada di barat bangunan yang terbakar, Halim (72) mengatakan api berkobar sekira pukul 07.20 WIB. Bangunan ini ditempati para pedagang Pasar Legi.

“Tadi saya tahu karena pak RT teriak minta tolong ada kebakaran di kos-kosan sebelah, pas saya keluar rumah saya lihat asap sudah tebal api juga sudah besar, langsung Pak RT menghubungi Damkar tapi belum bisa segera kesini jadi sekitar 30 menit Damkar baru kesini, warga cuma bisa bantu sedikit-sedikit memadamkan api makai alat seadannya tapi api sudah besar,” kata Halim kepada MettaNEWS, Sabtu (27/8/2022).

Saat kebakaran terjadi kos-kosan ditinggal oleh para pemilik yang sudah meninggalkan kos-kosam sejak pagi untuk melakukan aktivitas berdagang. Dilaporkan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Yang kos di sini penjual di Pasar Legi ada juga yang jual gorengan, entah ada yang goreng-goreng lupa belum mematikan kompor atau korsleting listrik belum tahu,” katanya.

Kondisi indekos yang berada di gang sempit menyulitkan proses evakuasi. Setidaknya ada 3 unit mobil Damkar yang berhasil masuk di dalam gang untuk mensuplai air, sedangkan 3 unit lainnya berada di luar gang. Puluhan personil Damkar Tagana dan SAR dikerahkan untuk menbantu proses pemadaman.

“Ini bangunannya kayu semua dan pintunya juga terkunci pas kita lihat api sudah sampai di genteng di atap-atap, warga tidak bisa bantu proses penyelamatan barang karena api sudah besar dan angginnya juga kencang, ada satu bangunan tembok di samping kos-kosan yang kena juga di atapnya,” jelas Halim.

Tersisa puing-puing bangunan seperti seng, kayu dan berbagai macam eletronik seperti kipas angin yang berada di bawah tumpukan reruntuhan bangunan. Saat proses evakuasi satu unit mobil Damkar kembali datang ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 08.40 WIB.