Dilirik Gibran, Jam dan Kacamata Skateboard Loosewood Ikut Pameran di Perancis

oleh
Loosewood
Jam tangan Loosewood berbahan dasar papan kayu skateboard, Pasar Elpabes, Solo, Kamis (7/4/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kreasi seni dari papan skateboard yang mampu menembus pasar Eropa ternyata telah lama menjadi barang yang dilirik sejumlah tokoh publik Indonesia. Pada gelaran presidensi G20 28 Maret lalu, acara ini turut menggandeng pekerja seni lokal UMKM di Solo untuk memperkenalkan produknya ke tamu undangan.

Pasalnya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membeli jam dan beberapa kacamata Loosewood yang akan diikutkan di pameran Perancis pada tahun ini. Dengan hal tersebut, Andhika merasa sangat terbantu.

“Sangat membantu bagi para UMKM di Solo yang mau go International. Jadi pak Wali sangat mendukung. Ada beberapa brand yang bagus juga diajak pameran ke sana,” ungkap Andhika saat ditemui di Studio Loosewood miliknya.

Selain di Presidensi G20, karya seni Loosewood miliknya juga telah mengikuti beberapa pameran yang digelar Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bertajuk Apresiasi Kreasi Indonesiapada 5-8 Oktober  2021 lalu. Terpilih menjadi finalis boocamp dan pameran, Andhika menyebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasinya terhadap Loosewood.

“Sebelumnya juga ikut ke De Tjolomadoe, pameran Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Sandiaga Uno. Kalau sebelum pandemi kebanyakan kami pameran tahunan Jakarta seperti expo, tuturnya.

Pameran yang tiap tahunnya diadakan Presiden Jokowi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perekonomian. Menjadi wadah bagi perusahaan Indonesia yang berpeluang menembus pasar ekspor, bagi Andhika hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenalkan produknya secara meluas.

“Pameran seni di Jakarta yang pernah kami ikuti itu berskala besar jadi tentunya ada tokoh publik disana yang beli,” tambah Andhika.

Loosewood
Loosewood, pemanfaatan barang bekas limbah papan kayu jadi barang antik, Pasar Elpabes, Stabelan, Solo, Kamis (7/4/2022) | MettaNEWS /Adinda Wardani

Dalam even tersebut, kacamata skateboard Loosewood miliknya juga mampu meraih penghargaan dari Good Design Indonesia (GDI) pada Juni 2019 silam.

Usaha yang ia tekuni sejak 2015 ini, Andhika menyebut pada awalnya tidak berniat menjualnya secara umum. Melalui beberapa riset yang ia lakukan dan mengolah bahan baku berupa kayu secara otodidak ia mulai mengenalkan karyanya ke komunitas skaters pada 2018. Membuat prototipe yakni metode dalam pengembangan produk dengan cara membuat rancangan, sampel atau model yang bertujuan untuk menguji konsep atau proses kerja produk.

Berawal dari hobi

“Kami layak menjual sebuah produk yang berani untuk menunjukkan kualitasnya itu sejak 2018. Melalui riset, kami membuat produk awalnya nggak buat dijual. Cuma hobi bukan untuk dijual. Karena punya bahan terus diolah untuk jadi produk. Berawal dari temen-temen komunitas yang suka terus ngasih masukan. Coba diperbaiki lagi terus dijual ke pasaran,” ungkap Andhika.

Tidak mempunyai banyak pengetahuan tentang kayu, Andhika belajar secara otodidak dengan menyesuiakan alat yang akan digunakan. Secara bertahap ia mampu menunjukkan produknya ke masyarakat luas melalui studio yang ia sewa di Pasar Elpabes, Stabelan.

“Studio ini dipakai untuk produksi karena letak Pasar Elpabes yang berada di tengah-tengah kota. Dulu cuma buat produksi bareng temen-temen, belum pakai mesin baru manual,” kata Andhika.

Pada tahun awal ia mulai memperkenalkan produknya, Andhika menyebut belum ada inovasi produk seperti saat ini. Terbaru, Loosewood mengeluarkan inovasinya berupa karya seni tas.

“Pas awal di Pasar Elpabes belum buat jam, baru mau memanfaatkan papan skateboard untuk dibuat karya. Kalau sekarang inovasi terbaru tas kalau untuk kedepannya rencana mau bikin gitar dari bahan baku papan skateboard,” tuturnya.

Pengerjaan produk step by step yang ia lakukan dengan satu orang temannya tersebut dalam sehari produk yang ia hasilkan tidak menentu. Perawatan produk ini pun terbilang mudah, berbahan kayu sehingga pengguna hanya perlu membersihkannya dengan olive oil. Selain itu ada hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya seperti dihindarkan dari perubahan cuaca yang esktrem dan terhindar dari air.