SOLO, MettaNEWS – Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas di Solo gelar unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Solo Kamis (30/3/2023) sore.
Dalam pantauan MettaNEWS, para demonstran mulai berdatangan sekira pukul 15.30 WIB. Demo Tolak UU Cipta Kerja ini aliansi mahasiswa memblokir jalan Adi Sucipto depan Gedung DPRD Solo.
Mereka juga membawa spanduk dan poster bertuliskan kritik atas pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi UU. Mereka menuntut pemerintah cabut UU Cipta Kerja.
Tak lama melakukan orasi, demonstan membakar ban di tengah jalan. Akibat aksi masa ini, kepolisian harus mengalihkan arus kendaraan dari arah timur ke selatan harus karena padat.
Koordinator BEM Solo, Muhammad Arif Prabowo mengatakan, dalam aksinya ini, mereka atas nama Aliansi Perlawanan Rakyat Solo Raya (Sodara) yang terdiri dari mahasiswa dan buruh.
“Dari temen-temen elemen buruh, belum bisa hadir. Kami sudah membuka ruang selebar-lebarnya, bagi yang mau ikut aksi kami, silahkan. Tapi hari ini, kita mengawali aksi,” kata dia kepada awak media, Kamis (30/3/2023).
Dalam aksinya, mereka menyampaikan empat poin mendasar kepada pemerintah, diantaranya:
1. Menuntut Presiden RI dan DPR RI untuk berhenti melakukan praktik buruk legislasi yang tidak melaksanakan partisipasi publik yang bermakna.
2. Memaksa Presiden RI segera mencabut UndangUndang tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang telah disetujui DPR RI karena merupakan tindakan inkonstitusional yang telah menghilangkan objek dalam Putusan MK No. 91/PUUXVIII/2020 karena tidak memenuhi syarat objektif ikhwal kegentingan yang memaksa serta menghilangkan partisipasi publik yang bermakna.
3. Memaksa Presiden RI dan DPR RI untuk meminta maaf kepada publik atas tindakan amoralnya yang dengan sengaja menerobos batasan-batasan Konstitusi dan menyebabkan rusaknya moralitas konstitusional (Morality Constitusional).
4. Meminta Menteri Ketenagakerjaan Mencabut Peraturan Menteris Ketenagakerjaan (Permenaker) No.5 Tahun 2023 karena telah merampas Hak Upah Pekerja.
Demo Tolak UU Cipta Kerja, Ketua DPRD Terima Aspirasi Mahasiswa
Dalam aksi itu, Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo tenui mahasiswa yang tengah berorasi, bersama Wakil Ketua DPRD Solo, dan pimpinan Fraksi. Mereka bahkan mendatangi komando mahasiswa, dan menyampaikan pesan kepada demonstran.
Budi mengatakan, DPRD Kota Solo terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya.
“Intinya, aspirasi mahasiswa kita terima. Nanti akan kita lanjuti dengan menyampaikannya ke DPR RI dan Presiden,” kata Budi Prasetyo kepada awak media.
Terlait yang telah mahasiswa mahasiswa, Budi meluruskan jika Perpu Ciptakerja saat ini sudah menjadi UU Ciptakerja. Namun dia tak mempersoalkan hal tersebut.







