SOLO, MettaNEWS – Perhelatan musik akbar nan megah baru saja usai digelar di De Tjolomadoe pada Sabtu & Minggu (29-30/10/2022).
Deretan musisi lokal hingga nasional dari multi genre sukses memuaskan ribuan penonton di De Tjolomadoe Solo melalui gelaran perdana festival musik bertajuk Projek-D yang dimotori oleh Dyandra Promosindo.
Festival musik Projek-D Vol. 1 ini berhasil memikat lebih dari 11.000 pengunjung yang
hadir di De Tjolomadoe selama 2 hari penyelenggaraan. Acara yang digelar dengan konsep menampilkan dua panggung pertunjukan musik, yakni Panggung Maduswara yang berada di outdoor area dan Panggung Wirama yang berada di indoor area tentunya memberikan pengalaman baru dan unik bagi para pengunjung.
Para pengunjung dapat menikmati musik-musik yang disajikan oleh para musisi dengan berbagai genre.
Panggung Projek-D Vol.1 pada hari kedua semakin berwarna dengan hadirnya
sejumlah musisi kenamaan seperti The Sailors, Soloensis, Mawang, Ikkubaru, dan
Black Horses yang menarik perhatian penonton yang mengisi panggung indoor
Wirama. Di panggung Maduswara acara dimulai dengan penampilan Solois, Ardhito
Pramono. Jelang sore, penampilan dari Reality Club juga semakin mengundang energi penonton untuk mendekat ke panggung Maduswara. Kali ini, pentolan Reality Club Fathia Izzati membawakan deretan lagu andalannya dengan apik. Fanny Soegi sang vokalis menampilkan aksi panggung khas Soegi Bornean lengkap dengan sentuhan gitar bernuansa etnis.

Tak berhenti sampai disitu grup musik Kahitna juga menampilkan lagu-lagu yang tidak asing di telinga para penggemarnya dan semakin mengundang gemuruh penonton dengan mengajak salah satu penonton yang beruntung untuk ikut
naik ke atas panggung. Setelah itu, grup band The Changcuters menghibur penonton dengan menampilkan lagu-lagu hits dengan aksi panggung enerjik nan lincah khas Tria cs.
Feel Koplo menutup gelaran Projek-D Vol. 1 dengan membuat seluruh pengunjung
ajojing sampai akhir.
Project Manager Projek-D. Ahmad Nihal, mengatakan acara musik merupakan salah satu hiburan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan, maka dengan diadakannya festival musik bertajuk Projek-D Vol. 1 ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi ekonomi kreatif hingga bisnis pariwisata di Kota Solo. Lebih lanjut lagi penyelenggaraan acara ini dapat memulihkan ekonomi setelah 2 tahun terkendala oleh pandemi Covid-19.

Ahmad Nihal, mengungkapkan, selain pertunjukan musik meriah dari sederet musisi yang beraksi di atas panggung, para pengunjung juga dimanjakan oleh beragam booth yang menawarkan produk-produk mulai dari food and beverages, merchandise.
“Tidak hanya itu festival ini juga menyediakan area khusus untuk menonton konser bagi penyandang disabilitas serta layanan lainnya yang disediakan oleh acara Projek-D ini, juga beberapa hal yang menjadi perhatian khusus bagi penyelenggara seperti kebersihan toilet untuk pengunjung.
Festival musik Projek-D yang pertama kali diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo di Kota Solo ini bisa dikatakan sangat tinggi, terlihat dari para pengunjung yang bersemangat dan sangat menikmati tampilan dari para musisi yang membawakan berbagai lagu favorit.
Penyelenggaraan festival musik bertajuk Projek-D ini lanjut Ahmad Nihal diharapkan dapat membawa angin segar bagi masyarakat di Kota Solo untuk menikmati penampilan hiburan dari para musisi dengan berbagai genre.
“Dengan adanya festival musik Projek-D ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Solo dan memberikan efek,positif kepada sektor-sektor lainnya,” pungkas Ahmad Nihal










