Cucu Pakubuwono XI, BRM Nugroho Iman Santoso Serukan Musyawarah Trah Keraton Hadapi Dinamika Kasunanan Surakarta

oleh
oleh
BRM Nugroho Iman Santoso, cucu dari Pakubuwono XI sekaligus putra GPH Notopuro, mengajak seluruh trah Kasunanan untuk duduk bersama dalam semangat musyawarah | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Dinamika di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali mencuat setelah muncul sejumlah pihak yang mengklaim sebagai penerus dan pelaksana tugas (Plt) raja pengganti Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII.

Menanggapi hal tersebut, BRM Nugroho Iman Santoso, cucu dari Pakubuwono XI melalui garis keturunan GPH Notopuro, menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah untuk mencari solusi bersama.

“Saya menekankan bahwa semua harus dan wajib dimusyawarahkan terlebih dahulu,” ujar BRM. Nugroho dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, proses musyawarah sebaiknya melibatkan seluruh trah Pakubuwono mulai dari PB II hingga PB XI agar keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebersamaan dan legitimasi keluarga besar Kasunanan.

“Seluruh komponen trah Pakubuwono dari PB II sampai PB XI harus duduk bersama, bermusyawarah untuk menghasilkan mufakat. Dari situ nanti akan muncul siapa yang pantas memimpin Kasunanan saat ini dan ke depan,” tegasnya.

Nugroho menyayangkan adanya klaim sepihak terkait kepemimpinan Kasunanan yang dinilainya berpotensi memecah belah keluarga besar keraton.

“Kasunanan bukan milik keluarga inti saja. Kasunanan adalah milik seluruh keluarga dinasti, sehingga semua harus menghormati prinsip kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya bersama saudara-saudara dari trah Awu Sepuh siap untuk duduk bersama dan mencari jalan terbaik demi kemaslahatan Kasunanan Surakarta.

“Kami siap bermusyawarah demi kemakmuran dan kejayaan Kasunanan ke depan, bukan malah menghancurkan karena klaim yang belum terlegitimasi,” pungkasnya.