SOLO, MettaNEWS – Baru pertama diadakan, Car Free Day (CFD) di Jalan Ir Juanda Kelurahan Pucangsawit, Jebres Solo diwarnai protes warga pada Minggu (8/1/2023) pagi. Sebab saat jam CFD masih berjalan, kendaraan roda dua masih berlalu lalang.
Kendaraan roda dua ini berasal dari gang-gang yang tidak diberi road barrier atau pembatas jalan. Sehingga pengendara bisa dengan mudahnya masuk ke area CFD di depan Kelurahan Pucangsawit hingga simpang Pasar Pucangsawit.

Pantauan MettaNEWS, beberapa pengendara tampak mengendarai motornya dengan cukup kencang. Hal ini membuat pengujung menghawatirkan keselamatannya.
Begitulah yang dirasakan Watik. Wanita paruh baya ini takut jika pemotor bisa mencelakai anak-anak maupun orang tua.
“Seharusnya distop soalnya kalau gini bahaya kalau terjadi sesuatu kan kita semua yang rugi seharusnya kalau pas CFD distop total jadi kita happy yang jalan-jalan enak ada anak kecil ada ibu-ibu yang sudah tua gini enak,” katanya.
Watik berharap petugas Dinas Perhubungan bisa lebih memperhatikan keselamatan pengunjung agar CFD Pucangsawit ini bisa dirasakan ketenangannya.
“Kita mau kesini buat aktivitas santai di jalan tapi kalau ada motor yang lewat ya takut. Harapannya mudah-mudahan CFD-nya aman lancar tentram dan kebutuhan ekonomi semakin baik masyarakatnya sehat sudah itu saja,” tukasnya.

Salah satu pedagang es kuwut Bali, Bagas juga sempat was-was lantaran ulah pesepeda motor. Sebab CFD Jalan Ir Juanda ini terbilang lengang sehingga pemotor justru memanfaatkannya untuk memacu kendaraan.
“Ini mungkin karena nggak sebanyak Slamet Riyadi ya orangnya jadi mereka pikir bisa pakai motor, karena kan kalau dari ujung ke ujung memang agak jauh. Ya mungki. Itu alasannya pakai motor. Cuma kedepannya mohon petugas lebih dijaga diperketat lagi supaya lebih konsisten jamnya,” kata Bagas.
Senada, Nanik bakul soto juga berharap petugas bisa lebih tegas melarang pemotor lewati gelaran CFD.
“Kalau ditutup ya harus benar-benar ditutup nggak hanya yang di depan saja. Soalnya banyak anak-anak kecil kan bahaya. Kalau sudah ditutup harus diperketat nggak boleh lewat,” tegasnya.
Gelaran CFD Pucangsawit secara garis besar tidak jauh berbeda dengan CFD Slamet Riyadi. Yakni sama-sama ditutup per jam 05.00 WIB hingga 09.00 WIB. Namun sayangnya warga di sekitaran gang Jalan Ir Juanda masih kurang tertib. Sehingga mereka tampak berlalu lalang menggunakan ruas jalan.









