SOLO, MettaNEWS – Event Central Java Archibition 1.0 menghadirkan sesi ngobrol bareng arsitek muda Kota Solo bersama platform Anabata di Main Atrium Solo Paragon Mall, Sabtu (11/2/2023).
Creative Director Anabata, Briantarra Ajibadi mengatakan platform arsitektur dan desain yang menghubungkan referensi dan informasi para arsitek desainer dan juga khalayak umum ini mengajak 6 arsitek.
“Tadi ngobrol bareng arsitek Membumi Studio, Lorca Langit Biru, Putra Utama Design, Bangkit Kencana Atala Arsitek, Imanullah Semaya Aristek, Edward Layana Architecture Studio,” kata Brian kepada mettanews dalam event Central Java Archibition, Sabtu (11/2/2023).
Dalam ngobrol bareng tersebut Anabata mengusung pembahasan bagaiamana para desainer melihat perkembangan ruang komersial yang ada di Kota Solo.
“Pembahasan bagaiamana para desainer melihat perkembangan ruang komersial yang ada di Kota Solo. Terutama khususnya tren baru yang bisa hadir pada masa mendatang. Mereka membawakan pemaparan materi mengenai yang mereka sudah kerjakan seperti Kulonuwun Kopi, Lai Space, Wang Li Heng, Asmara Kopi, Mom Milk,” terangnya.
“Poin yang coba kami angkat apa yang menjadi hal baru khususnya yang ada di Solo. Khususnya ruang komersial yang kita kenal cofe shop atau FNB,” tambahnya.
Sebagain besar arsitek yang hadir dalam obrolan tersebut adalah anak muda. Brian menilai geliat anak muda dalam bidang arsitektur sangatlah baik.
“Saat ini sudah sangat baik geliat anak muda dalam terjun di dunia aristek. Apalagi di Solo kampus arsitekturnya cukup bertumbuh. Tentu saja lulusannya jadi banyak,” ujarnya.







