SOLO, MettaNEWS – Jelang event internasional Asean Paragames pada Agustus 2022 mendatang, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meninjau kesiapan beberapa lokasi di Solo dan Karanganyar sebagai venue pertandingan paragames.
Didampingi Walikota Solo Gibran Rakabuming yang juga sebagai Ketua Panitia APG 2022, Zainudin meninjau Edutorium Ahmad Dahlan UMS dan De Tjolomadoe, Senin (20/6/2022).
Rencananya, edutorium Ahmad Dahlan UMS akan menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga parabadminton sedangkan De Tjolomadoe akan menjadi tempat bertanding cabor tenis meja.
“Ada 7 meja baik yang di babak semi final dan final. Kalau venue badminton sudah ready ya. Kalau di De Tjolomadoe ini harus ditambah lagi AC nya, juga dirombak untuk lantai karpetnya,” ungkap Zainudin pada awak media di De Tjolomadoe.
Selain beberapa fasilitas tersebut, untuk ketersediaan toilet di De Tjolomadoe menjadi perhatian sendiri Menpora dan Gibran.
“Masalah toilet dan akses ramah difabel ini sangat penting, sudah saya sampaikan ke mas wali nanti akan ditambah dengan yang portable,” tegas Zainudin.

Menurut Zainudin, De Tjolomadoe yang merupakan tempat cagar budaya dan akan digunakan sebagai lokasi pertandingan cabor tenis meja Paragames adalah keputusan yang tepat.
“Ini bukan hanya event olahraga tetapi setiap negara penyelenggara akan memadukan olahraga ini dengan kulturalnya, kulinernya. Sehingga membuat para peserta yang datang dari berbagai negara itu merasa nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia APG Gibran Rakabuming menambahkan pihaknya secepatnya akan melengkapi kekurangan-kekurangan seperti toilet untuk difabel, AC dan lantai hall pertandingan.
“Nanti akan kami pasang toilet portabel khusus difabel, soal pencahayaan dan AC tentu akan kami tambah sesuai standar kompetisi. Di semua venue untuk toilet difabel akan kita tambahi,” pungkas Gibran.








