BPJS Ketenagakerjaan Tembus 90 Ribu Dosis Vaksinasi

oleh
oleh
Peserta vaksinasi menunggu giliran di depan Hall Terminal Tirtonadi | Foto : Metta NEWS - Puspita

SOLO, Metta NEWS – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) melalui Kantor Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 untuk pengemudi ojek online dan masyarakat umum pada Kamis (16/9). 

Bertempat di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Surakarta ini merupakan rangkaian dari program “Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK” diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan Covid-19.

Pada penyelenggaraannya, BPJAMSOSTEK berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta dan Grab Indonesia menargetkan 3.000 dosis vaksin bagi mitra Grab, penyandang disabilitas dan masyarakat umum. 

Pada pelaksanaan vaksinasi di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka serta Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata turun ke lapangan untuk meninjau jalannya proses vaksinasi tahap pertama. 

Pada kesempatan tersebut, BPJAMSOSTEK juga membagikan 1.000 paket sembako kepada seluruh mitra Grab yang mengikuti kegiatan vaksinaksi. 

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar kegiatan ini terus berjalan di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mempercepat herd immunity. Karena semakin banyak yang divaksin, semakin tenang bekerja, maka produktivitas semakin meningkat. Selain itu untuk peserta mitra grab yang hari ini mendapatkan vaksin juga sekaligus menjadi peserta selama 3 bulan, diharapkan setelah itu mereka bisa melanjutkan iuran sendiri. Jadi harapannya kita membangun awareness, sehingga mereka sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” tegas Anggoro.

Anggoro menghimbau agar para pekerja untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat, baik selama bekerja ataupun di saat beraktivitas lain, sehingga dapat melindungi diri ataupun orang di sekitarnya.  

“Semoga dengan upaya yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK melalui vaksinasi ini, seluruh pekerja dapat bekerja dengan tenang, produktivitasnya meningkat dan akan berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya. 

Wali Kota Gibran menyampaikan apresiasi pada BPJAMSOSTEK yang memberikan vaksinasi kepada masyarakat Surakarta terutama bagi para pekerja dan penyandang disabilitas. 

“Terima kasih sekali untuk grab dan BPJS ketenagakerjaan juga dari pihak Terminal Tirtonadi sehingga hari ini vaksinasi berjalan lancar. Saya lihat antusiasme warga ini luar biasa sekali, dan tadi saya lihat ada beberapa pengemudi grab, ada dari kaum difabel juga, yang jelas ini capaian vaksinasi di kota Solo sudah cukup tinggi sekali,” jelasnya.

Gibran menjelaskan hingga hari ini capaian vaksinasi di Kota Surakarta mencapai 103%. 

“Namun capaian itu tidak semuanya orang ber KTP Solo, kita masih terus kejar target biar 120 sampai 130%,” terang Gibran. 

Senada dengan Wali Kota Gibran, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata turut mengapresiasi kegiatan vaksinasi ini dan berencana akan mengembangkan kolaborasi dengan BPJAMSOSTEK secara nasional.

“Kita menghargai kolaborasi antara grab, BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah kota Surakarta. Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat untuk masyarakat terutama di masa pandemi. Tujuan kita adalah menambah herd immunity sehingga kegiatan ekonomi bisa bangkit segera. Dengan adanya program hari ini kita harapkan melengkapi 100% dari mitra pengemudi di kota Solo sudah tervaksinasi,” ungkap Ridzki.

Program Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK ini merupakan yang kesembilan belas kalinya digelar, dan sedikitnya 90 ribu dosis vaksin yang telah disebarkan kepada masyarakat pekerja di Jakarta, Tangerang, Bandung, Karawang, Denpasar, Madura, Jambi, Pangkalpinang, Bukit Tinggi, Makassar, Samarinda dan Pontianak.

No More Posts Available.

No more pages to load.