SOLO, MettaNEWS – Lembaga Pendidikan Non Formal (PNF) gelar pameran hasil karya anak didik dalam PNF Festival. Digelar selama 3 hari, Kamis (20/10/2022) hingga Sabtu (22/10/2022) di Convention Hall Tirtonadi Solo.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo ini mengusung tema Capai Kompetensi, Raih Prestasi.
Acara yang juga dimeriahkan Happy Asmara ini menjadi wadah bagi lembaga pendidikan nonformal untuk menunjukkan karya mereka.
Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan PNF Fest digelar dengan tujuan unjuk hasil karya serta memperkenalkan hasil pendidikan non formal di Solo.
“PNF ini ya biar masyarakat paham bahwa pendidikan itu tak hanya formal saja seperti matematika dan lain sebagainya. Pendidikan Nonformal ini mempersiapkan anak didik agar mampu bersaing di dunia kerja,” ucap Teguh.
Rangkaian acara diantaranya pameran dari lembaga kursus dan pelatihan [LKP] dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat [PKBM] juga ada job fair bagi para peserta didik di lembaga PNF.
“Inti dari acaranya sebenarnya untuk memperkenalkan bagaimana hasil produk pendidikan nonformal di Solo,” tambah Dian Rineta, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo.
Sebagai ajang menunjukkan karya, PMI Kota Surakarta juga turut bergabung dalam acara tersebut.p
Dalam kegiatan ini, PMI Solo membawa 1 team dari Laboratorium Klinik PMI Kota Surakarta untuk membuka stand pemeriksaan laboratorium.
“PMI Solo keren banget ini, stand PMI Solo ini membuat saya sadar yaa bahwa kesehatan itu memang penting banget buat dijaga. Banyak juga pemeriksaan laboratorium yang bisa dilakukan disini” ujar Lena salah satu pengunjung stand PMI Solo di PNF Fest.
Ditemui terpisah, salah satu dokter di PMI Surakarta dr. Arina Hidayati menyampaikan bahwa Laboratorium Klinik PMI Kota Surakarta hadir dan turut memeriahkan acara PNF Fest.
“Kami memang ingin menyediakan layanan pemeriksaan laboratorium disini agar masyarakat yang ingin segera cek kesehatan tidak perlu jauh – jauh datang sampai ke kantor PMI Solo. Jadi masyarakat bisa langsung melakukan pemeriksaan laboratorium disini,” terang dr. Arina.







