Bhre Bertemu Gibran, Membahas Apa?

oleh
oleh
Suksesi Mangkunegaran
GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo bertemu Wali Kota Gibran, Rabu (8/12) | Foto : Metta NEWS - Puspita

SOLO, Metta NEWS – Putra Mangkunegara IX, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Ruang Rapat kantor Wali Kota, Rabu (8/12) siang. 

Pertemuan keduanya berlangsung kurang lebih selama dua jam sejak pukul 11.00 WIB. Tanpa didampingi siapapun, Bhre yang mengenakan kemeja batik warna coklat tua mengaku hanya bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Solo ini. 

“Silaturahmi saja, ini tadi makan siang bersama, silaturahmi saja,” ujar Bhre usai pertemuan dengan Gibran. 

Bhre mengaku tidak ada pembahasan khusus terlebih mengenai suksesi di Mangkunegaran. 

“Tidak ada (terkait suksesi),” singkatnya sambil tersenyum. 

Lebih lanjut Bhre hanya menjelaskan masalah revitalisasi Mangkunegaran yang tengah berjalan saat ini. 

“Ya tadi membahas revitalisasi yang tengah berjalan saja. Yang kemarin progresnya berjalan dengan baik, yang penting baik untuk semuanya,” tuturnya. 

Bhre menjelaskan revitalisasi Mangkunegaran terus berjalan dan akan segera selesai. 

“Targetnya akhir tahun ini selesai untuk yang masih berjalan ini, kedepannya kami akan infokan lagi,” jelasnya singkat. 

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran  mengaku pertemuan tersebut membahas event yang akan dijalankan oleh Pemkot Solo dengan Mangkunegaran. 

“Pemkot Solo sendiri berencana akan memperbaiki kordior yang berada di jalan Gatot Subroto. Nanti akan kita sinkronkan agenda event antara Pemkot dengan Mangkunegaran. Sudah saya sampaikan dulu kita akan membuat sepanjang  jalan Gatot Subroto dan Ngarsopuro yang posisinya tepat di depan Pura Mangkunegaran. Yang jelas lokasi tersebut akan kita perbaiki,” papar Gibran. 

Gibran menyebut nantinya akan menggunakan halaman Mangkunegaran sebagai lahan parkir sesuai dengan konsep ala Malioboro dimana wisatawan akan berjalan kaki menikmati sepanjang Gatsu dan Ngarsopuro. 

“Ya akan kita buat lebih baik lah (dari Malioboro), lihat saja tahun depan,” tandas Gibran. 

Gibran menjelaskan sudah mempunyai konsep untuk koridor Gatsu Ngarsopuro. 

“Sepanjang jalan itu nanti akan ada pedagang kaki lima yang memamerkan produk terbaik khas Kota Solo, konsepnya juga beda sedikit dari sunday market yang dulu pernah berjalan. Rencananya januari kita buka tender dan memakan waktu 1 tahun pengerjaan,” tutup Gibran. 

No More Posts Available.

No more pages to load.