SOLO, MettaNEWS – Puncak gelaran Grebeg Sudiro jatuh pada Sabtu (21/1/2023) malam Imlek akan diwarnai pesta kembang api 20 menit di halaman Balai Kota Solo. Pesta kembang api ini akan dimulai pukul 00.00 WIB dengan dibagi 2 shift.
Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2023, Arga Dwi Setyawan mengatakan pesta kembang api ini merupakan satu rangkaian dengan Pentas Harmoni.
“Pentas Harmoni 21 Januari malam Imlek di tahun ini kita sudah mendapat izin untuk kembang api kurang lebih dinyalakan di kawasan Balai Kota dua shift 20 menit,” ujarnya.
Di Pesta Harmoni nanti panitia membuat panggung hiburan yang menyuguhkan ragam kesenian yang dapat dinikmati pengunjung.
“Akan ada panggung juga yang berpusat di berpusat Tugu Jam dan nanti ada pesta kembang api jam 12 tepat,” tambahnya.
Pentas seni kembang api ini menjadi yang pertama usai 2 tahun Grebeg Sudiro sempat ditiadakan lantaran pandemi. Untuk itu pihak panitia mengkonsepnya sedemikian rupa agar lebih meriah bahkan jika dibandingkan dengan tahun 2020.
“Harapannya di tahun ini bisa lebih meriah. Selama 30 hari ada beberapa kesenian Sudiroprajan sekitar area Pasar Gede suasana akan lebih ramai dari tahun 2020 padat,” ujarnya.
Serangkaian Grebeg Sudiro berlangsung selama. 20 hari yakni tanggal 10-30 Januari 2023. Setidaknya ada 6 kegiatan utama yang akan digelar saat Grebeg Sudiro 2023. Yakni Umbul Mantram atau kirab gunungan dan doa keselamatan pada 12 Januari.
Karnaval Budaya Grebeg Sudiro pada 15 Januari, panggung seni potensi selama 19 hari yang juga diisi dengan bazar potensi UMKM dan Paguyuban PKL lampion Pasar Gede, Wisata Perahu pada 10 hingga 30 Januari dan pentas seni harmoni Sudiro dan pesta kembang api pada 21 Januari.
“Untuk karnaval budayanya kita akan menggabungkan etnis Jawa dan Tionghoa dan juga ada tampilan budaya dari yang lain Riau, Kalimantan Barat, Papua, kesenian lain daerah Semarang, Salatiga, Magelang untuk pesertanya kemungkinan 1.500 orang,” jelasnya.
Selain itu, saat Karnaval Budaya akan ada 5.000 hingga 6.000 peserta yang akan ikut kirab.
“15 Januari karnaval budaya Kelurahan Sudiroprajan ada 48 kesenian yang sudah masuk, 1.500 peserta totalnya bisa sampai 5 ribu sampai 6 ribu. Berpusat di area Tugu Jam Pasar Gede ada panggung di situ menuju Jalan Mayor Kusmanto,” tukasnya.







