SOLO, MettaNEWS – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima mendukung kontribusi PT Waskita Karya terhadap pembangunan IKN, yang merupakan proyek yang bersifat jangka panjang. Aria Bima yakin, Proyek IKN dapat memberikan keuntungan bagi perseroan dan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi komitmen Waskita Karya dalam mendukung proyek pembangunan IKN. Dengan kompetensi dan pengalaman milik Waskita, saya optimis Waskita akan terus menangkap peluang kontrak proyek baru dari pembangunan IKN berdasarkan potensi pekerjaan yang ada,” ungkap Aria Bima.
Aria Bima menyampaikan hal tersebut dalam paparannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi yang mengusung tema ”BUMN Karya Memberikan Kontribusi terhadap Pembangunan IKN” di Tosan Hotel Solo Baru, Sabtu (4/2/2023).
“Waskita Karya telah berhasil memperoleh beberapa kontrak proyek di IKN. Antara lain proyek Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung pada Kawasan Istana Kepresidenan Ibu Kota Negara. engan total nilai kontrak mencapai Rp1,35 Triliun,” ungkap Aria Bima.
Untuk Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung pada Kawasan Istana Kepresidenan Ibu Kota Negara, rencananya akan berdiri di atas tanah seluas 50.678 m2 dan luas bangunan 33.312 m2. Yang terbagi menjadi 3 bangunan yaitu Sekretariat Presiden, Mess Paspampres dan Bangunan Pendukung.
“Pembangunan ini membutuhkan waktu selama 720 hari kalender dengan target penyelesaian pekerjaan pada akhir tahun 2024,” katanya.
Waskita Karya Tangani 2 Tender Proyek Jalan
Selain itu, Waskita juga berhasil memenangkan 2 tender proyek jalan. Yaitu Proyek Jalan Tol IKN Segmen Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang senilai Rp 990 miliar. Dan Pembangunan Jalan Kerja/Logistik IKN (KIPP) Paket Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 senilai Rp 182 miliar.
“Saya melihat keberhasilan Waskita meraih kontrak proyek di IKN tidak terlepas dari rekam jejak dan portofolio milik Waskita. Karena telah banyak membangun infrastruktur di Indonesia. Dengan tepat mutu dan tepat waktu. Khususnya gedung, jembatan, dan jalan tol.” terang Aria Bima yang merupakan legislator dari Dapil Jateng V ini.
Sebagai informasi, Waskita telah banyak membangun infrastruktur ternama. Seperti Jalan Tol Trans-Jawa dan Jalan Tol Trans Sumatra, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Terminal 1, Terminal 2, & Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta. Terminal Bandara Ahmad Yani Semarang, Sarana dan Gedung Bandara Kertajati Jawa Barat, dan Terminal Baru Bandara Minangkabau Padang.
Selain kontribusi dalam pembangunan IKN, transformasi digital Waskita Karya yang berlangsung sejak tahun 2016 juga telah mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi perseroan.
Dengan penetapan digitalisasi sebagai salah satu pilar transformasi bisnis Waskita Karya. Sampai Tahun 2022 jumlah aplikasi perusahaan telah berkembang pesat. Dan sudah menghasilkan total 26 aplikasi.








