SOLO, MettaNEWS – Setelah melalui proses panjang dan diskusi intensif, alat kelengkapan DPRD Kota Solo akhirnya terbentuk dengan kesepakatan rotasi 2,5 tahun. Keputusan ini menjadi titik temu dari berbagai perbedaan pendapat yang sempat terjadi di antara fraksi-fraksi selama beberapa bulan terakhir.
Ketua Komisi III Taufiqurrahman yang juga Sekretaris Partai Golkar Solo
mengapresiasi kesepakatan tersebut, yang dianggap sebagai hasil dari musyawarah bersama.
“Kita patut bersyukur karena dari berbagai perbedaan pendapat, hari ini semua sudah menyatu. Kami sepakat dengan PDI Perjuangan untuk bersama-sama menjalankan keputusan ini demi kelancaran tugas DPRD,” ujarnya.
Kesepakatan rotasi 2,5 tahun memberikan kesempatan bagi KIM untuk mengawal kebijakan Wali Kota Solo yang baru di awal masa jabatannya.
“Kami mengajukan untuk memimpin di awal karena ingin memastikan program-program Wali Kota yang berasal dari usulan KIM dapat dikawal dengan baik. Ini bukan soal tidak percaya kepada PDI Perjuangan, tetapi lebih kepada permohonan agar pembangunan bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Keputusan ini juga mendapat apresiasi dari pihak PDI Perjuangan yang bersedia memberikan prioritas kepemimpinan kepada KIM selama 2,5 tahun pertama.
“Kami berterima kasih kepada PDI Perjuangan yang sudah bersedia bekerja sama dan memberikan ruang kepada KIM untuk memimpin. Setelah itu, kami akan melanjutkan kepemimpinan di periode berikutnya sesuai kesepakatan bersama,” jelasnya.
Taufiq memaparkan, salah satu alasan KIM ingin memimpin di awal adalah untuk memastikan kesinambungan program pembangunan yang dirancang oleh Wali Kota sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, dapat dilanjutkan dengan lancar.
“Program 2025 memang masih menggunakan rancangan dari masa Mas Gibran, tetapi kami ingin memastikan kebijakan-kebijakan baru dari Wali Kota saat ini juga dapat diimplementasikan dengan baik,” katanya.
Kesepakatan ini lanjutnya diyakini menjadi solusi terbaik untuk menjaga stabilitas politik di DPRD Solo. Sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Fraksi-fraksi berkomitmen untuk saling bekerja sama demi kelancaran program pemerintah kota dan pembangunan yang berkesinambungan,” pungkasnya.








