Alami Kondisi Darurat di Solo, Pencet Tombol di Aplikasi Solo Destination

oleh
oleh
solo destination
Masyarakat bisa memencet tombol panic button (darurat) di aplikasi Solo Destination bila mengalami kondisi darurat saat berada di Solo | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Kejadian darurat dapat dialami oleh siapa saja. Seperti kebakaran, kecelakaan ataupun kondisi warga yang membutuhkan pertolongan cepat. 

Bagi warga Solo ataupun warga dari luar kota yang sedang berada di Solo bisa menginstal aplikasi Solo Destination dari Play Store gawai masing-masing. 

Aplikasi Solo Destination ini terintegrasi dengan city guide, sosial media, dan pemantauan lalu lintas berbasis mobile pertama di Indonesia. 

Warga dapat mengakses berbagai layanan di sini. Ada Aduan Masyarakat, E-pajak, Perizinan/MPP, Radio Anak, Electronic Policing, Info Layanan, Wisata dan Budaya, Berita Kota, Transportasi, Harga Pangan hingga Fasilitas Umum Publik.

Yang keren lagi adalah di aplikasi Solo Destination juga ada panic button, yang mana apabila warga mengalami kejadian emergency maka bunyi alarm tanda bahaya bisa langsung terhubung ke TMC Polresta Surakarta. Usai memastikan kejadian di lapangan, petugas menghubungkan aduan ke OPD terkait. Misal terjadi kebakaran, maka akan langsung dihubungkan pada smart worker yang bertugas, dalam hal ini adalah pihak Damkar.

Ditemui di Stasiun Solo Balapan saat peninjauan kesiapan arus mudik, Walikota Solo Gibran Rakabuming mengatakan tombol panic button yang dapat digunakan masyarakat ini mungkin baru pertama kali ada di Indonesia. 

“Kelebihannya ya namanya panic button kalau misalnya di jalan ada kecelakaan pencet panic button ambulan bisa langsung datang. Ada kebakaran pemadam bisa langsung datang ke lokasi,” ungkap Gibran. 

Gibran menjelaskan panic button yang ada di aplikasi Solo Destination ini terpantau lewat TMC Polresta Solo yang terintegrasi dengan Dishub, Basarnas dan lainnya. 

“Semua terintegrasi, sepertinya di Indonesia baru Solo. Hanya saja kameranya kurang banyak, perlu diperbanyak lagi. Ini udah banyak tapi perlu diperbanyak lagi. Nanti lah sambil jalan, soale mahal,” terang Gibran. 

Kamera ini, lanjut Gibran bukan hanya untuk e-tilang saja namun untuk memantau trafik, kepadatan titik lalu lintas dan kejadian-kejadian area yang tercover kamera tersebut. 

“Kameranya ada di Dishub, Polri, namanya integrasi ya gabung kabeh dan kita gabungkan di Solo Destination. 

Melalui akun instagram @gibran_rakabuming dijelaskan aplikasi Solo Destination memiliki berbagai fitur yang bisa diakses oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan termasuk tombol panic button. 

Keterangan di akun resmi milik Walikota Gibran tersebut juga dijelaskan fungsi TMC tak hanya soal E-Tilang saja, namun back office TMC Kota Solo memiliki Algoritma Road Safety, yang mana hasil pelaporannya dapat menjadi pertimbangan dasar mengambil kebijakan bagi pemerintah maupun stakeholders untuk menyelesaikan persoalan publik.