Kloter Perdana Haji Jateng Berangkat 22 April, Wagub Taj Yasin: Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan pemberangkatan kloter pertama calon jemaah haji asal Jawa Tengah pada Rabu, 22 April 2026, dini hari.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai menghadiri Halal Bihalal lintas angkatan alumni KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang, Minggu (19/4/2026), di Gedung Grhadika Bakti Praja, Jalan Pahlawan, Semarang.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Gus Yasin—sapaan akrabnya—mengungkapkan bahwa terdapat perubahan penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini, yakni penggunaan dua embarkasi untuk pemberangkatan jemaah.

“Harapannya, pembagian tersebut akan memperlancar proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji asal Jawa Tengah,” ujarnya.

Dua embarkasi yang digunakan adalah Embarkasi Solo dan Embarkasi Yogyakarta. Pembagian ini diharapkan mampu mengurai kepadatan serta meningkatkan efisiensi layanan bagi jemaah.

Kepada jemaah KBIHU Muhammadiyah, Gus Yasin berpesan agar mengikuti manasik sesuai arahan dan tidak memisahkan diri dari rombongan. Ia juga menekankan pentingnya menjalankan urutan ibadah sesuai panduan ketua rombongan.

Selain itu, ia menanggapi kekhawatiran sejumlah calon jemaah terkait situasi geopolitik global, khususnya konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Menurutnya, hingga saat ini kondisi tersebut tidak berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
“Sampai saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah sudah mengumumkan bahwa pemberangkatan haji Indonesia tidak terganggu dengan perang tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LPHU Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Ahmad Furqon, menyampaikan bahwa jemaah haji KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang yang akan berangkat tahun ini berjumlah 354 orang. Dengan tambahan petugas, total menjadi 360 orang dalam satu kloter.
“KBIHU Muhammadiyah sudah berdiri sejak 1996 dan rata-rata setiap tahunnya memberangkatkan sekitar 300 jemaah,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitasi dari Pemprov Jawa Tengah dan Kementerian Haji dan Umrah yang telah memberikan pelayanan, perlindungan, serta bimbingan kepada jemaah, khususnya dalam persiapan keberangkatan.
Ahmad Furqon berharap kegiatan halal bihalal ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah antarjemaah sekaligus menjadi bekal dalam menjaga kemabruran ibadah haji.