Aduan Soal BLT di Kantor Dinsos dan Online WA Meningkat

oleh
oleh
Kantor pos
Suasana Kantor Pos Solo tempat penyaluran BLT BBM terkini, Selasa (6/9/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) program alih subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) gelombang 1 dan 2 ditargetkan rampung pekan ini.

Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Kota Solo, Lusia Sari menjelaskan sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial No 158/5/HK.01/8/2022 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak periode September, Oktober, November dan Desember tahun 2022 ini memang diperuntukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH, program sembako dan KPM program PKH non-penerima program sembako.

Lusi menyebut banyak warga yang mendatangi kantor Dinsos ataupun mengadu lewat WA selama penyaluran BLT BBM ini.

“Kalau hari biasa yang ke kantor paling hanya 20 an orang. Akhir-akhir ini naik jadi 100 an orang ke kantor dan lewat WA aduan Dinsos,” jelas Lusia.

Bantuan yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat ini sebesar Rp500.000,-. Bantuan tersebut terdiri dari BLT BBM untuk bulan September dan Oktober sejumlah Rp300.000,- dan Rp200.000,- adalah BLT program sembako untuk September.

“Yang sudah disalurkan saat ini sekitar 39.613 penerima. Data tersebut baru data dari dua gelombang. Kemungkinan masih alan turun lagi untuk gelombang ketiga,” ungkap Lusia ketika ditemui di Kantor Dinas Sosial Solo, Selasa (14/9/2022).

Sebanyak 39.613 KPM ini dari lima kecamatan di Solo. Dengan rincian dari Kecamatan Banjarsari sebanyak 12.292 KPM, Kecamatan Jebres 10.935 KPM, Kecamatan Pasar Kliwon 7.039 KPM, Kecamatan Laweyan 5.605 penerima dan Kecamatan Serengan sebanyak 3.742 penerima.

“Ada beberapa laporan ke Dinsos seperti ada warga yang namanya keluar sebagai penerima BLT BBM tetapi belum menerima undangan mungkin akan diterima di gelombang ketiga,” tutur Lusia.

Lusia menegaskan penyaluran BLT dua gelombang ini ditargetkan selesai pada minggu ini.

“Pembagian di masing-masing titik seperti kelurahan, kantor pos dan kecamatan. Mengikuti lokasi terdekat dari penerima. Pelaksanaannya terintegrasi dengan vaksinasi. Itu mengikuti aturan dari Perpres bahwa warga yang menerima bansos harus sudah vaksin,” papar Lusia.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menambahkan, akan terus mengawasi terkait penyaluran BLT alih subsidi BBM di Solo agar tidak salah sasaran.

“Ya masih ada laporan ke kami yang nerima malah orang-orang mampu. Ini kita monitor terus, tenang aja,” imbuh Gibran.