Libatkan 500 Peserta, Peringatan HKN ke-62 di Solo Gaungkan Hidup Sehat untuk Semua

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa. Menurutnya, kesehatan merupakan modal penting bagi masyarakat untuk produktif dan berkontribusi dalam pembangunan kota.

Ajakan tersebut disampaikan Astrid saat menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (7/11/2026).

Mengusung tema “Sehat untuk Semua: Sehat Raga, Sehat Jiwa, Surakarta Berdaya. Bersama Menjaga Kesehatan, Bersama Menguatkan Sesama”, kegiatan tersebut diisi dengan Fun Walk dan Gelar Promosi Kesehatan yang diikuti sekitar 500 peserta dari institusi kesehatan, tamu undangan, serta masyarakat Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Astrid menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik atau terbebas dari penyakit. Lebih dari itu, kesehatan juga mencakup kondisi jiwa, lingkungan yang sehat, serta hubungan sosial yang saling mendukung.

“Menjaga kesehatan sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Rutin berolahraga, menjaga pola makan, cukup istirahat, menjaga kebersihan lingkungan, dan memeriksakan kesehatan secara berkala. Jangan menunggu sakit untuk mulai menjaga kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Fun Walk, Astrid berharap masyarakat semakin terbiasa melakukan aktivitas fisik dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari sesuai kemampuan masing-masing.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental melalui kepedulian sosial. Sikap saling mendengarkan, memberikan dukungan, dan memperhatikan kondisi orang-orang di sekitar merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat secara menyeluruh.

Dalam rangkaian peringatan HKN ke-62 tersebut, Pemerintah Kota Surakarta turut meluncurkan program SEHATI Surakarta. Program ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan sekaligus edukasi kesehatan masyarakat, terutama dengan mengoptimalkan peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program tersebut, Astrid menyerahkan apresiasi kepada tujuh kepala puskesmas yang menerima buku petunjuk teknis SEHATI.

Ia berpesan agar pedoman tersebut tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar dipahami dan diterapkan dalam pelayanan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain peluncuran SEHATI, Gelar Promosi Kesehatan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan ruang edukasi untuk mengenal pola hidup sehat sekaligus memahami pemanfaatan berbagai layanan kesehatan yang tersedia.

Pada kesempatan itu, Astrid turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan yang selama ini telah mengabdikan diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya mewujudkan masyarakat yang sehat membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Masyarakat yang sehat akan lebih siap untuk belajar, bekerja, berkarya, dan membangun kotanya. Mari kita bangun Surakarta yang masyarakatnya sehat, tidak hanya raganya, tetapi juga jiwanya,” pungkasnya.

Melalui peringatan HKN ke-62 ini, Pemkot Surakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat. Tidak hanya melalui kegiatan olahraga dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga dengan membangun lingkungan sosial yang peduli terhadap kesehatan fisik maupun mental.