Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Jokowi: Kalau Manfaatnya Belum Dirasakan, Perlu Dievaluasi

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jokowi menilai pemerintah telah berupaya keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, keberhasilan program tetap harus diukur dari manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.

Hal itu disampaikan Jokowi saat ditemui awak media di Solo, Kamis (29/10/2026).

“Ya yang paling penting saya melihat pemerintah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dasar dari masyarakat. Tapi apa pun juga yang merasakan adalah masyarakat,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, penilaian terhadap keberhasilan program pemerintah tidak cukup hanya melihat upaya yang telah dilakukan. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari berbagai kebijakan yang dijalankan.

Karena itu, Jokowi menekankan pentingnya evaluasi apabila program-program pemerintah dinilai belum optimal atau belum memberikan manfaat sesuai harapan masyarakat.

“Apakah mereka merasakan manfaatnya dari program-program yang ada atau masih kurang, ya berarti perlu dievaluasi,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran yang diperingati pada 21 Oktober 2026. Selama periode tersebut, pemerintah menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Aspirasi Masyarakat Perlu Didengar

Di sisi lain, sejumlah tokoh agama berharap pemerintahan Prabowo-Gibran semakin terbuka dalam mendengarkan aspirasi masyarakat. Masukan publik diharapkan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam merumuskan dan mengevaluasi kebijakan.

Harapan tersebut mencakup keterbukaan pemerintah terhadap kritik, perbaikan komunikasi pejabat publik, serta peningkatan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang selama ini kurang memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi.

Keterbukaan terhadap masukan masyarakat dinilai penting agar kebijakan yang diambil pemerintah semakin sesuai dengan kebutuhan warga.

Evaluasi program juga diharapkan tidak hanya dilakukan berdasarkan capaian administratif, tetapi turut mempertimbangkan pengalaman masyarakat sebagai penerima manfaat.

Dengan demikian, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum untuk melihat kembali pelaksanaan berbagai program, mengidentifikasi kekurangan, serta memperbaiki kebijakan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.