Jokowi Tanggapi Pergantian Kapolri, Sebut Listyo Sigit Sudah 5 Tahun 8 Bulan Menjabat

oleh
oleh
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo usai pengecekan di Loji Gandrung H-1 Ngunduh Mantu Presiden Jokowi Sabtu (10/12/22) | MettaNEWS / Kevin Rama

JAKARTA, MettaNEWS — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jokowi menyebut pergantian tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dan menilai masa jabatan Listyo Sigit selama 5 tahun 8 bulan sudah cukup.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat dimintai tanggapan mengenai pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut, di kediamannya, Kamis, 1 Oktober 2026.

“Barusan tadi ada pergantian Kapolri?” ujar Jokowi mengawali tanggapannya.

Jokowi kemudian menegaskan bahwa keputusan mengenai pergantian Kapolri merupakan kewenangan Presiden Prabowo.

“Itu kan kewenangan hak prerogatif dari Bapak Presiden Prabowo dan juga memang sudah saatnya. Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit, sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai Kapolri. Saya kira memang sudah saatnya,” kata Jokowi.

Terkait sosok pengganti Listyo Sigit, Jokowi menyampaikan penilaian positif terhadap Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang diusulkan menjadi Kapolri.

“Dan penggantinya menurut saya juga sangat baik, Pak Suyudi,” ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya mengenal Suyudi, Jokowi tidak memberikan jawaban secara verbal. Ia hanya tersenyum dan masuk ke dalam mobil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai penggantinya.

Surpres tersebut menjadi bagian dari proses pergantian pimpinan Polri yang selanjutnya ditindaklanjuti DPR RI.