Rayakan Satu Dekade, WOU Group Bidik Pertumbuhan Bisnis dan Manfaat Sosial 30 Kali Lipat

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – WOU Group merayakan satu dekade perjalanan bisnis dengan mengusung tema “Decade of Growth, Decade of Impact”. Memasuki usia 10 tahun, perusahaan tersebut menargetkan pertumbuhan skala bisnis sekaligus peningkatan manfaat sosial hingga 30 kali lipat dalam satu dekade mendatang.

Owner WOU Group, Anton Wibowo, mengatakan perjalanan perusahaan selama 10 tahun tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan telah dilalui bersama, mulai dari pandemi Covid-19, penurunan omzet secara signifikan, hingga upaya mengembangkan lini bisnis baru.

Meski demikian, WOU Group mampu bertahan dan terus bertumbuh hingga mencatatkan rekor omzet pada 2025.

Anton menegaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar WOU Group, mulai dari jajaran manajemen, karyawan kantor pusat, tim produksi, hingga bagian pergudangan.

“Bertahan dan bertumbuh itu tidak bisa kita lakukan sendiri. Ini kita lakukan bersama-sama. Berbagai tantangan, mulai dari Covid-19 hingga penurunan omzet yang cukup signifikan, mampu kita lalui bersama sampai hari ini,” ujar Anton dalam perayaan satu dekade WOU Group di Swisbel Hotel, Jumat (2/10/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan dan pihak yang telah mendukung perjalanan perusahaan selama ini. Menurutnya, keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh pemilik perusahaan, tetapi juga oleh kontribusi seluruh tim dan dukungan keluarga di belakang mereka.

Memasuki dekade kedua, Anton menetapkan target pertumbuhan hingga 30 kali lipat dibandingkan kondisi saat ini. Target tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan skala bisnis, tetapi juga perluasan manfaat bagi masyarakat.

“Untuk satu dekade ke depan, kita menargetkan 30 kali lipat, secara manfaat dan skala bisnis. Tentu ini bisa sangat berat bagi manusia, tetapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Yang bisa kita lakukan bersama adalah berusaha dan berdoa,” katanya.

Anton menjelaskan, perluasan bisnis diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan jumlah tenaga kerja, pengembangan program sosial, serta bertambahnya masyarakat yang menerima manfaat dari keberadaan perusahaan.

Saat ini, WOU Group telah mempekerjakan sekitar 130 karyawan dan memiliki program anak asuh bagi 15 orang. Ke depan, perusahaan berharap dapat memperluas jangkauan program tersebut sejalan dengan pertumbuhan bisnis.

Luncurkan Program Nafas untuk Solo

Sebagai bagian dari komitmen memperluas dampak sosial, WOU Group juga meluncurkan program Nafas untuk Solo. Program tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan oksigen bagi 50 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Kota Solo.

Anton berharap program tersebut dapat berkembang lebih luas dalam sepuluh tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pertumbuhan perusahaan.

“Peningkatannya bukan hanya skala bisnis, tetapi juga kebermanfaatannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, perayaan satu dekade ini menjadi momentum untuk menjadikan pencapaian selama sepuluh tahun pertama sebagai fondasi dalam menyongsong pertumbuhan yang lebih besar.

Respati Apresiasi Kontribusi WOU Group bagi Ekonomi Solo

Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang hadir dalam perayaan tersebut, mengapresiasi perjalanan WOU Group yang dinilai turut berkontribusi terhadap perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja.

Menurut Respati, perkembangan perusahaan tidak terlepas dari perjuangan Anton, kerja keras karyawan, serta dukungan keluarga. Selain menyerap tenaga kerja, WOU Group juga membangun ekosistem bisnis yang melibatkan pemasok (supplier), penjual kembali (reseller), dan berbagai pihak lainnya.

“Tidak hanya itu ekosistemnya, pekerjaannya, supplier, reseller, dan semuanya. Tentunya ini sangat membantu perekonomian dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Respati.

Dalam kesempatan tersebut, Respati juga mengenang hubungannya dengan Anton sejak keduanya aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Ia menceritakan pengalaman ketika hendak mengikuti debat dalam proses pencalonan Ketua HIPMI. Saat itu, Respati mengaku tidak memiliki batik untuk dikenakan dalam acara tersebut. Anton kemudian memberikan batik kepadanya.

Bagi Respati, pengalaman tersebut mencerminkan sikap Anton yang bersedia membantu tanpa mengharapkan imbalan atau kepentingan jabatan.

“Di situlah lahir Mas Anton dengan kemurahan hatinya mendukung saya tanpa embel-embel minta jabatan atau apa pun, dengan tulus ikhlas membantu saya,” tuturnya.

Respati berharap hubungan baik dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi Kota Surakarta.

Ia juga mengapresiasi peluncuran program Nafas untuk Solo dan berharap inisiatif tersebut dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

“Semoga kebaikan ini berdampak untuk masyarakat dan sukses terus untuk WOU Group dan seluruh keluarga,” katanya.

Memasuki dekade kedua, WOU Group berkomitmen menjadikan pertumbuhan bisnis sebagai jalan untuk memperluas kontribusi sosial. Anton menegaskan, sepuluh tahun pertama bukanlah titik akhir, melainkan fondasi untuk melangkah lebih jauh.

“Yang jelas enggak berhenti sampai di satu dekade pertama. Satu dekade pertama itu sebagai fondasi. Harapannya naik secara skala 30 kali, baik itu dari skala bisnis dan manfaat,” pungkasnya.