SOLO, MettaNEWS – Rumah Sakit JIH Solo meraih Diamond Status WSO Angels Awards Q2 2026 dari World Stroke Organization (WSO) melalui Angels Initiative dalam kategori Excellence in Stroke Patient Care, Rabu (23/9/2026).
Capaian tersebut menempatkan RS JIH Solo sebagai satu-satunya rumah sakit swasta di Solo yang meraih Diamond Status, level tertinggi dalam Angels Awards untuk pelayanan pasien stroke.
Perwakilan WSO Angels, dr. Muhammad Fiarry Fikaris, M.Sc., menjelaskan, Diamond Status diberikan berdasarkan tujuh indikator pelayanan stroke dengan standar yang diterapkan secara internasional.
Indikator tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kecepatan penanganan, ketepatan diagnosis hingga pemberian terapi pada fase akut.
“Dalam penanganan stroke, kecepatan menjadi salah satu indikator utama. Termasuk door-to-needle time, yaitu waktu sejak pasien tiba di rumah sakit hingga mendapatkan terapi trombolisis,” ujar dr. Fikaris.
RS JIH Solo tercatat mampu mencapai door-to-needle time hingga 15 menit. Parameter penilaian lainnya meliputi kecepatan pelayanan 45 menit, trombolisis 25 persen, serta rekanalisasi 25 persen.
Capaian tersebut menunjukkan kesiapan sistem pelayanan sekaligus kolaborasi multidisiplin dalam menangani pasien stroke yang membutuhkan tindakan cepat.
Presiden Direktur RS “JIH” Solo, dr. Didit Novianto, Sp.PD, FINASIM, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian institusi. Menurutnya, Diamond Status merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Diamond Status bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang kepercayaan masyarakat. Ketika stroke terjadi, setiap menit sangat berarti. Kami ingin masyarakat memiliki keyakinan bahwa RS ‘JIH’ Solo memiliki tim dan sistem yang siap memberikan penanganan secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” ujar dr. Didit.
Perkuat Solo sebagai Kota Siaga Stroke
Capaian Diamond Status WSO Angels Awards 2026 sekaligus mendukung penguatan Solo sebagai Kota Siaga Stroke, yang menempati posisi ketiga di Indonesia.
RS JIH Solo mengambil peran melalui kesiapan layanan kegawatdaruratan stroke sekaligus edukasi kepada masyarakat agar mampu mengenali gejala stroke dan tidak menunda mencari pertolongan.
Public Relations RS JIH Solo, Adil Erdita Ayu Marta, menambahkan, Diamond Status memiliki makna penting dalam komunikasi kepada masyarakat.
“Bagi kami, penghargaan ini harus bermuara pada masyarakat. Diamond Status menjadi penanda bahwa ketika membutuhkan penanganan stroke, masyarakat Solo memiliki akses terhadap layanan yang mengacu pada standar internasional. Tugas kami selanjutnya adalah terus mengedukasi masyarakat bahwa mengenali gejala dan datang lebih cepat dapat sangat menentukan perjalanan penanganan pasien,” paparnya.
Melalui pencapaian WSO Angels Awards Diamond Status 2026, RS JIH Solo berkomitmen mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat edukasi mengenai kegawatdaruratan stroke.
Kecepatan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan stroke. Semakin cepat pasien mengenali gejala dan mendapatkan pertolongan medis, semakin cepat pula proses penanganan dapat dilakukan.
Dalam penanganan stroke, setiap menit berarti.








