Ekonomi Bangkit, LPS Optimis Ketahanan Perbankan Dapat Diperbaiki

oleh

JAKARTA, MettaNEWS- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Perbankan menyelenggarakan Press Conference silaturahmi di Jakarta, Selasa, (12/4). Mengangkat tajuk ‘Tantangan Perekonomian Global dan Ketahanan Perbankan Indonesia di Tahun 2022’, dalam pertemuan ini juga sebagai wadah bertukar pikiran dengan lembaga terkait dan perbankan.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut, pihaknya optimis akan perekonomian nasional dapat segera diperbaiki. Dalam masa perbaikan ekonomi nasional saat ini hingga di waktu mendatang, pihaknya menyebut akan memiliki pondasi yang kuat dan berkesinambungan. Pondasi ini tidak lepas dari peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam merekomendasikan kebijakan-kebijakannya dengan baik.

Selain itu, ketahanan perbankan nasional setelah pemulihan akibat pandemi Covid-19 dirasa masih cukup kuat. Purbaya menuturkan, hingga Februari 2022, total aset perbankan tumbuh 10,3% year on year, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11,1% year on year.

“Kita juga meminta perbankan untuk tetap transparan terhadap nasabahnya terhadap produk-produk yang mereka jual ke masyarakat,” jelasnya dalam Press Conference Silaturahmi Pimpinan LPS dan Perbankan, Selasa (12/4/2022).

Agar keuangan para masyarakat dapat dijamin oleh LPS, Purbaya berpesan kepada para bankir nasional untuk mengenalkan konsep 3T kepada para masyarakat. 3 T ini yakni tercatat, tingkat bunga dan tidak menjadi penyebeb kebangkurtan bank.

“Pertama tercatat, lalu tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan, dan yang ketiga tidak menyebabkan bank bangkrut,” sebut Purbaya.

Dalam penutupan acara, Purbaya berharap kepada perbankan untuk optimis sehingga bisa saling membantu pemulihan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkesinambungan. Terutama dalam hal fungsi intermediasi atau penyaluran kredit. 

“Itu akan mendorong ekonomi kita ke depan,” tukasnya.