SOLO, MettaNEWS – Pertemuan Perdana Menteri (PM) Timor-Leste Xanana Gusmao dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jumat (4/9/2026), membawa pesan kuat tentang hubungan Indonesia dan Timor-Leste.
Xanana bahkan menyebut visi yang dibangun Jokowi saat memimpin Indonesia masih terus berlanjut hingga Timor-Leste, meski masa jabatan Jokowi sebagai presiden telah berakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Xanana seusai melakukan pertemuan dengan Jokowi. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia dan Timor-Leste, terutama terkait pengembangan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.
“Saya harus berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo karena telah mengundang saya ke Solo dan ke kediamannya. Ini merupakan pembicaraan yang sangat bermanfaat,” kata Xanana kepada wartawan.
Xanana: Visi Jokowi Tak Berhenti di Indonesia
Menurut Xanana, pertemuan dengan Jokowi menjadi bukti bahwa gagasan dan visi yang dibangun selama Jokowi menjadi Presiden RI tidak berhenti begitu saja setelah masa kepemimpinannya berakhir.
Ia menilai visi tersebut terus melampaui batas negara, termasuk dalam hubungan Indonesia dengan Timor-Leste.
“Visi yang beliau bangun ketika menjadi Presiden Republik Indonesia tidak berhenti begitu saja, tetapi terus berlanjut melampaui perbatasan hingga ke Timor-Leste,” ungkap Xanana.
Xanana juga menyampaikan penghargaan kepada Jokowi yang dinilainya masih memikirkan misi bersama untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal.
Menurutnya, hubungan Indonesia dan Timor-Leste tidak semata-mata berbicara mengenai kerja sama antarpemerintah. Lebih dari itu, terdapat hubungan persahabatan yang telah terjalin di antara kedua negara.
“Terima kasih, Bapak Presiden. Anda ada di hati rakyat Timor-Leste. Ini menunjukkan, ini adalah sebuah pernyataan yang nyata,” kata Xanana kepada Jokowi yang berdiri di sampingnya.
Fokus Generasi Muda dan Lapangan Kerja
Dalam pertemuan tersebut, Xanana menyebut banyak peluang yang dapat dikembangkan oleh Indonesia dan Timor-Leste.
Salah satu perhatian utama adalah generasi muda. Kedua pihak membahas pentingnya pengembangan perekonomian sekaligus penciptaan lapangan kerja agar anak-anak muda memiliki masa depan yang lebih baik.
Ketika ditanya wartawan mengenai harapannya setelah pertemuan dengan Jokowi, Xanana memberikan jawaban singkat namun penuh semangat.
“Bekerja! Bekerja keras! Bekerja keras!” jawabnya.
Jawaban tersebut langsung disambut tawa wartawan dan orang-orang yang berada di sekitar kediaman Jokowi.
Baru Pertama Kali ke Solo, Xanana Ingin Datang Lagi
Ada pula momen menarik dalam kunjungan Xanana ke Solo. PM Timor-Leste tersebut mengaku baru pertama kali datang ke Surakarta.
Xanana bahkan memberikan pujian terhadap Kota Solo dan membuka kemungkinan untuk kembali berkunjung.
“Bolehkah saya datang lagi dan lagi dan lagi dan lagi? Boleh?” ujar Xanana kepada wartawan.
Suasana semakin cair ketika Xanana hendak meninggalkan kediaman Jokowi. Ia tiba-tiba membagikan permen kepada para wartawan yang menunggu.
Sambil tertawa, Xanana menyebut dirinya sebagai “candy man” atau manusia permen.
“Tunggu, saya sedang membagikan permen! Anda tahu, saya ini si manusia permen!” kata Xanana sembari tertawa.
Kunjungan Xanana Gusmao ke Solo pun tak hanya menghasilkan pembicaraan mengenai kerja sama Indonesia-Timor-Leste, tetapi juga menghadirkan pesan persahabatan dan kedekatan antarkedua negara.
Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia dan Timor-Leste terus berkembang, dengan perhatian pada kerja sama ekonomi, generasi muda, serta upaya menciptakan peluang yang lebih luas bagi masyarakat kedua negara.








