Semangat Baru Domino Jateng, Agung Yudhanto Resmi Pimpin ORADO Jawa Tengah

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Olahraga domino di Jawa Tengah memasuki babak baru. Pengurus Provinsi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Jawa Tengah resmi menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) sekaligus menetapkan Agung Yudhanto sebagai Ketua Pengprov ORADO Jawa Tengah.

Musprovlub digelar di Hotel Quest Simpang Lima, Semarang, Rabu (12/8/2026), mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penataan organisasi untuk membawa olahraga domino Jawa Tengah semakin berkembang dan berprestasi.

Musprovlub dihadiri jajaran pengurus daerah ORADO dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah, pemangku kepentingan olahraga, pengurus pusat, serta perwakilan KONI Jawa Tengah.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Agung Yudhanto menegaskan komitmennya mengubah pandangan masyarakat terhadap olahraga domino. Menurutnya, domino tidak semestinya hanya dipandang sebagai permainan untuk mengisi waktu luang, tetapi dapat berkembang menjadi olahraga prestasi yang memiliki aturan, pembinaan, serta jenjang kompetisi yang jelas.

“Domino bukan sekadar permainan mengocok kartu atau mengisi waktu luang. Di dalamnya ada strategi, konsentrasi, ketenangan, dan kecerdasan intelektual. Tugas besar kita bersama adalah mengubah jalan pikiran publik dan membuktikan bahwa domino adalah olahraga prestasi yang bisa mengharumkan nama Jawa Tengah,” tegas Agung.

Ia pun mengibaratkan perjalanan organisasi seperti strategi dalam permainan domino. Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh kartu pertama yang dimiliki, melainkan bagaimana strategi disusun hingga permainan berakhir.

“Kemenangan dalam permainan domino tidak pernah ditentukan oleh kartu pertama yang kita pegang, melainkan oleh bagaimana kita menyusun strategi di setiap langkah hingga akhir,” ujarnya.

Bidik Penguatan Organisasi hingga Pembinaan Atlet

Di bawah kepemimpinan baru, Pengprov ORADO Jateng telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya memperkuat kelembagaan dengan membentuk dan mengaktifkan kepengurusan Pengcab ORADO di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Selain itu, pembinaan atlet dan wasit menjadi perhatian. ORADO Jateng akan mendorong pelatihan bersertifikat untuk meningkatkan kualitas sekaligus profesionalisme dalam setiap kompetisi.

Program lainnya adalah penyusunan kalender kejuaraan secara rutin dan berjenjang, mulai tingkat daerah hingga provinsi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit atlet domino potensial.

Dalam waktu dekat, ORADO juga akan menggelar kejuaraan domino serentak se-Indonesia dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Tak kalah penting, edukasi dan sosialisasi juga akan diperkuat untuk mengenalkan olahraga domino secara positif kepada masyarakat, institusi, maupun berbagai komunitas.

Target Domino Jadi Olahraga Prestasi

Kepengurusan baru ORADO Jateng berharap olahraga domino dapat semakin diterima sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi.

Bukan hanya soal kemampuan memainkan kartu, olahraga ini dinilai memiliki unsur strategi, konsentrasi, ketenangan, kecerdasan, komunikasi, dan sportivitas yang perlu dikembangkan melalui pembinaan terarah.

Perwakilan KONI Jawa Tengah, M. Ali Purnomo, SH, MH, turut hadir dalam agenda Musprovlub tersebut. Sementara jajaran yang terlibat dalam kegiatan antara lain Wasekum Petrus Restanto Wibowo, Kabid Humas PB ORADO Henry Kurnia Adhi, serta Kabid Teknik dan Wasit Isra Prasetya Idris, SS, S.Kom.

Dengan berakhirnya Musprovlub, Pengprov ORADO Jawa Tengah menyatakan siap memasuki fase baru dengan semangat konsolidasi dan pembinaan.

Di bawah kepemimpinan Agung Yudhanto, ORADO Jateng menargetkan organisasi yang semakin solid, kompetisi yang semakin profesional, serta lahirnya atlet-atlet domino Jawa Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Semangat baru tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengubah citra domino dari sekadar permainan hiburan menjadi olahraga prestasi yang membanggakan Jawa Tengah.