YOGYAKARTA, MettaNEWS – Sepanjang Mei 2026, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api mencapai 1.228.076 penumpang atau meningkat sekitar 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kinerja Angkutan Penumpang Jarak Jauh pada bulan Mei 2026 ini menunjukkan pertumbuhan yang positif sebagai wujud kepercayaan masyarakat kepada kereta api terus bertumbuh dan meningkat. KAI Daop 6 akan terus menjaga kepercayaan ini dan berkomitmen untuk menjadi pilihan transportasi yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, keamanan, serta kemudahan dalam mengakses pelayanan,” papar Feni.
Feni menyebut, kenaikan jumlah penumpang tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat selama Mei 2026 yang diwarnai sejumlah libur panjang atau long weekend. Momentum Hari Buruh Internasional, Hari Raya Waisak, Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Iduladha, serta cuti bersama turut mendorong peningkatan perjalanan masyarakat, khususnya ke destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.
Tingginya aktivitas wisata dan perjalanan antardaerah tersebut berdampak langsung pada meningkatnya jumlah pengguna kereta api di wilayah Daop 6.
Berdasarkan data Daop 6, enam stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama Mei 2026 adalah Stasiun Yogyakarta dengan 297.455 penumpang, disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 140.045 penumpang dan Stasiun Solo Balapan dengan 101.522 penumpang.
Selanjutnya, Stasiun Klaten melayani 24.607 penumpang, Stasiun Purwosari 20.727 penumpang, serta Stasiun Wates sebanyak 13.134 penumpang.
Sementara itu, untuk volume kedatangan, Stasiun Yogyakarta kembali menjadi yang tertinggi dengan 291.488 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Lempuyangan dengan 138.631 penumpang dan Stasiun Solo Balapan sebanyak 109.651 penumpang.
Kemudian Stasiun Klaten mencatat 25.280 penumpang datang, Stasiun Purwosari sebanyak 20.283 penumpang, serta Stasiun Wates dengan 13.785 penumpang.
Data tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan masih menjadi pusat mobilitas utama di wilayah Daop 6. Kedua stasiun tersebut berperan sebagai simpul transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menjadi pintu masuk utama wisatawan menuju Yogyakarta.
Selain itu, stasiun-stasiun lain seperti Solo Balapan, Klaten, Purwosari, dan Wates juga menunjukkan kontribusi signifikan dalam mendukung distribusi penumpang serta memperkuat konektivitas antardaerah.
Feni menambahkan, capaian positif tersebut merupakan hasil sinergi seluruh unit kerja di lingkungan Daop 6 dalam menjaga kualitas layanan, mulai dari aspek keselamatan perjalanan, peningkatan sarana dan prasarana, pengendalian operasional, hingga pengembangan fasilitas penunjang bagi pelanggan.
Kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan berbagai kanal resmi lainnya juga dinilai menjadi faktor yang mendukung peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.
“Pertumbuhan volume penumpang sebesar 13 persen pada bulan Mei 2026 dibandingkan bulan sebelumnya selain dipengaruhi libur panjang dan cuti bersama, juga menjadi indikator bahwa minat dan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. KAI Daop 6 terus melakukan inovasi pelayanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis,” jelasnya.
Ke depan, Daop 6 Yogyakarta berkomitmen terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat konektivitas transportasi antardaerah di wilayah operasionalnya.








