SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Semanggi Run 2026 yang digelar di Kelurahan Semanggi, Minggu (7/6/2026). Event lari yang diikuti sekitar 750 peserta tersebut menjadi ajang lari tingkat kelurahan pertama di Kota Solo dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Semanggi Run 2026 diinisiasi oleh Karang Taruna bersama Kelurahan Semanggi dengan dukungan penuh warga setempat. Kolaborasi tersebut menghadirkan sebuah event olahraga yang tidak hanya meriah, tetapi juga mampu memperkuat partisipasi dan kebersamaan masyarakat.
Para peserta memulai dan mengakhiri lomba di Lapangan Losari, yang menjadi pusat kegiatan dengan penataan panggung dan area acara yang tertata apik. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan.
Berbeda dengan ajang lari pada umumnya, Semanggi Run menawarkan pengalaman unik melalui rute yang melintasi jalan kampung dan gang-gang permukiman warga. Konsep tersebut memungkinkan para pelari berinteraksi langsung dengan masyarakat yang turut memberikan dukungan sepanjang lintasan.
Selain menghadirkan rute yang khas, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti titik refreshment, medali finisher, serta doorprize yang menambah semarak acara. Dengan konsep yang sederhana namun dikemas profesional, Semanggi Run menghadirkan nuansa layaknya event lari berskala besar yang tetap dekat dengan kehidupan masyarakat kampung.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turut mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Semanggi, seluruh jajaran kelurahan, serta warga sekitar. Ini sangat luar biasa karena menjadi contoh bahwa kelurahan di Solo mampu menghadirkan event yang bagus, dan yang terpenting berdampak serta bermanfaat bagi warga sekitar,” tutur Respati.
Respati menilai Semanggi Run menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat dapat melahirkan kegiatan berkualitas yang mampu menarik minat masyarakat luas.
Respati juga mengaku terkesan dengan konsep lintasan yang berbeda dari event lari lainnya. Ia menilai pengalaman berlari menyusuri gang-gang kampung sambil menyapa warga menjadi daya tarik tersendiri yang tidak ditemukan pada ajang serupa.
“Ini event kelurahan yang luar biasa. Bagus sekali karena rutenya sampai masuk gang, masuk jalan kampung, dan bisa menyapa warga. Ini menjadi eksperimen festival run terbaru,” katanya.
Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Respati memastikan Pemerintah Kota Surakarta akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Semanggi Run di masa mendatang. Ia optimistis event ini berpotensi menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak peserta, termasuk wisatawan dari luar daerah.
“Silakan hadir tahun depan di Semanggi Run, karena akan lebih keren. Saya juga akan terus support,” pungkasnya.
Keberhasilan Semanggi Run 2026 menjadi bukti bahwa event olahraga berbasis komunitas mampu berkembang menjadi daya tarik baru di Kota Solo. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen daerah, Semanggi Run diharapkan terus tumbuh sebagai ikon sport tourism sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat tingkat kelurahan.








