SOLI, MettaNEWS — Memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Adikara Relations, kelompok Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi UNS angkatan 2023, sukses menggelar RED CONNECT 2026 di area Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di depan Fithub Slamet Riyadi itu mengusung tema “Connecting Humanity Through Actions” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk memperkuat aksi kemanusiaan melalui langkah nyata.
Acara tersebut menjadi bagian dari peringatan global World Red Cross and Red Crescent Day 2026 yang tahun ini mengangkat tema internasional “United in Humanity” atau Bersatu Demi Kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, PMI Surakarta dan mahasiswa UNS ingin mengajak masyarakat lebih dekat dengan nilai-nilai kemanusiaan serta pentingnya solidaritas sosial.
RED CONNECT 2026 menghadirkan tiga booth utama yang berhasil menarik perhatian masyarakat yang tengah menikmati suasana CFD.
Pada booth pertama, pengunjung dapat menikmati layanan konsultasi kesehatan dan pemeriksaan tekanan darah secara gratis. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan lanjutan seperti cek kolesterol dan gula darah dengan biaya terjangkau sehingga masyarakat bisa lebih mudah memantau kondisi kesehatannya.
Booth kedua menjadi pusat penggalangan dana kemanusiaan. Dalam booth ini, pengunjung dapat membeli berbagai merchandise eksklusif hasil desain tim Adikara Relations berupa gantungan kunci, stiker, hingga pin dengan desain kreatif dan menarik.
Selain membeli merchandise, pengunjung juga diberi kesempatan mengikuti permainan spin wheel dengan berdonasi minimal Rp5.000. Melalui permainan tersebut, masyarakat berkesempatan memperoleh hadiah merchandise secara acak sekaligus ikut berkontribusi dalam aksi sosial.
Panitia menyebutkan seluruh keuntungan hasil penjualan merchandise serta donasi yang terkumpul akan disalurkan ke Dompet Kemanusiaan PMI dan program Griya ODGJ PMI Peduli. Penyaluran tersebut diharapkan dapat membantu pelayanan sosial dan aksi kemanusiaan yang dijalankan PMI.
Sementara itu, booth ketiga menghadirkan suasana santai melalui penampilan musik dari Komunitas Musik Fakultas Ilmu Budaya (KMFIB) UNS. Jamming session yang digelar sukses menarik perhatian pengunjung CFD dan membuat suasana semakin meriah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi area booth PMI sejak pagi hingga siang hari. Berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, tampak ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.
Salah satu pengunjung, Arya (22), berharap PMI mendapat dukungan lebih luas dari berbagai pihak agar bisa terus menjalankan aksi kemanusiaan.
“Aku berharap PMI lebih didukung oleh masyarakat, juga pemerintah, juga pihak-pihak swasta,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ayas (20). Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut membantu PMI agar manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin besar.
“Semoga banyak yang bisa support, dan dengan support itu PMI bisa bantu lebih banyak orang,” katanya.
Ketua pelaksana RED CONNECT 2026, Zaky (20), mengaku senang melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, acara seperti ini diharapkan bisa terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Senang bisa melihat teman-teman dan warga bisa berpartisipasi dalam acara ini. Semoga acara seperti ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat bagi sekitar kita,” ungkapnya.








