SOLO, MettaNEWS – National Paralympic Commite (NPC) Indonesia fokus penuh untuk mempersiapkan diri menuju dua event besar.
Pertama, Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang dan event tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia yang akan mengikuti IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat.
Indonesia mencetak sejarah dengan berhasil lolos untuk pertama kali ke event akbar sepak bola CP.
Indonesia lolos dengan status wakil utama Asia, karena Iran resmi didiskualifikasi dari IFCPF World Cup 2026. Indonesia akan didampingi Australia yang berhak lolos sebagai pengganti Iran sebagai wakil Asia.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan pemusatan latihan untuk sebelas cabor menuju Nagoya terus berjalan.
Indonesia berharap bisa meraih medali emas dari cabor-cabor yang kini sedang naik daun, sebagai opsi pengganti karena cabor para catur yang berhasil mendapatkan 10 medali emas di event sebelumnya tak dipertandingkan.
“Sekarang yang lagi naik daun itu para panahan, boccia, para judo dan para atletik. Mudah-mudahan bisa memenuhi (target) medali dari cabor-cabor itu. Ditambah satu nomor baru di cabor para bulu tangkis. Sekarang ada nomor ganda baru, combined class 8. Kita kuat di situ,” jelas Rima.
Sementara untuk IFCPF World Cup 2026, NPC Indonesia merancang agar pasukan besutan Yanuar Dhuma Ardhiyanto memiliki masa persiapan khusus selama tiga hingga empat bulan.
“Saat ini kami sedang mencari sponsor untuk tim sepak bola CP. Targetnya, minimal masa persiapan tiga bulan. Tetapi lebih baik lagi, jika sudah ada (sponsor), bulan Juni sudah mulai. Itu berarti persiapannya empat bulan karena World Cup akan digelar bulan Oktober,” ungkap Rima.








