Persiapan Ujian Sekolah, SMK Kristen Solo Akan 100% PTM

oleh
SMK Kristen Solo akan laksanakan ujian sekolah secara PTM, Rabu (6/4) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Setelah adanya pengesahan prosedur operasional ujian sekolah (US) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VII Jateng tentang diizinkannya SMA atau SMK bisa menggelar pelaksanaan ujian sekolak sejak Senin (28/3) lalu, SMK Kristen (SMKK) Solo akan melaksanakan ujian sekolah pada Senin (11/4) mendatang.

Sejumlah persiapan dilakukan untuk melaksanakan ujian sekolah secara pertemuan tatap muka (PTM). Kepala Sekolah SMKK Solo, Lies Sri Winarni mengatakan tidak hanya pelaksanaan US saja yang sudah diperbolehkan untuk PTM, kegiatan belajar mengajar pun pihaknya menyebut sudah dilakukan secara langsung di sekolah.

Berbeda dengan pelaksanaan US di SMA yang berbasis online menggunakan aplikasi, pihaknya menyebut US akan berjalan dengan sistem tertulis.

“Ujian sekolah tertulis untuk semua mata pelajaran (mapel) berjumlah 14 yaitu 12 mapel umum dan 2 mapel dasar kejuruan serta materi kejuruan,” tutur Lies Sri Winarni saat ditemui di SMKK Solo, Rabu (6/4).

Sebanyak 12 siswa jurusan Tata Boga dan 3 Siswa jurusan Tata Busana akan laksanakan ujian sekolah secara PTM pada pukul 07.30 WIB sampai 12.00 WIB.

“Ujian sekolah nantinya ada 2 mapel yang setiap mapelnya diujikan selama 2 jam penuh lalu istirahat dan 2 jam berikutnya 2 mapel lagi,” jelas Lies.

Dilaksanakan berbeda dengan SMA dalam waktu pelaksanaannya, Lies menyebut di SMK lain di Solo sudah melaksanakan ujian sekolah.

Lies mengungkapkan pelaksanaan ujian sekolah secara PTM 100% tersebut sudah mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VII Jateng.

“Kami sudah diizinkan untuk PTM karena jumlah siswa kurang dari 100 orang. Tapi nanti ketika kelas 12 PTM ujian sekolah, kelas 10 dan 11 pelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah,” ungkapnya.

Berbeda dengan ujian sekolah, SMK juga memiliki ujian praktek yang merupakan uji kompetensi keahlian untuk ujian praktek jurusan.

“Ujian praktek disini sesuai jurusan, ada Tata Boga dan Tata Busana. Untuk pelaksanaannya setelah ujian sekolah yaitu di pertengahan Mei,” tuturnya.

Ujian praktek yang tidak bisa dilakukan di rumah, namun pihaknya menjelaskan kalaupun harus PJJ maka pelaksanaan ujian praktek bisa memanfaatkan media YouTube.

“Salah satunya jurusan Tata Boga, siswa bisa praktek di rumah dengan melihat tutorial memasak di YouTube kemudian membuat video memasak tersebut sebagai hasil praktek untuk ditujukkan ke guru. Tapi ini tidak efektif,” pungkasnya.