SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Bukber dan Santuni 30 Anak Yatim, Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Berbagi

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Hujan deras yang mengguyur Kota Solo tidak mengurangi hangatnya suasana kebersamaan di SD Muhammadiyah 1 Solo. Sekolah tersebut menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber) sekaligus santunan bagi anak yatim dan dhuafa di lapangan Sekolah Sehat SD Muhammadiyah 1 Solo, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Menuai Berkah” ini diikuti oleh calon wali siswa tahun ajaran 2026/2027, guru dan karyawan sekolah, serta puluhan anak yatim. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 anak yatim dan dhuafa menerima santunan, sementara 65 guru dan karyawan turut hadir dalam acara tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Korwil III Banjarsari Kartono, Ketua Komite Sekolah Harminto, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarsari Rusmanto.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Sri Sayekti mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin sekolah yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (KL Lazismu) SD Muhammadiyah 1 Solo.

“Acara rutin digelar ini berkolaborasi dengan Kantor Layanan Lazismu SD Muhammadiyah 1 Solo,” terang Sayekti.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bentuk implementasi dakwah bil hal sekaligus mengajak seluruh pihak untuk memahami pesan dalam Surat Al-Ma’un mengenai kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.

Menurutnya, dalam Surat Al-Ma’un dijelaskan beberapa ciri pendusta agama, di antaranya tidak menyayangi anak yatim, tidak mendorong memberi makan orang miskin, serta berbuat riya dalam beramal dan lalai dalam menjalankan salat.

“Buka bersama dan santuni anak yatim ini semoga mampu menebar kebaikan dan menyambut kemenangan di bulan Ramadan,” ujarnya.

Kepala sekolah yang telah menjabat selama tiga periode tersebut juga menyampaikan pesan menyentuh kepada anak-anak yatim yang hadir.

“Kebahagiaan sejati tidak ditemukan saat kita memiliki segalanya, melainkan saat kita bisa berbagi, peduli agama, peduli manusia, peduli lingkungan, dan peduli sistem,” katanya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh guru Pendidikan Agama Islam Ishayati yang melantunkan Surah Al-Kahfi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah serta sambutan dari Ketua Komite Sekolah.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa dalam nuansa hangat dan penuh kekeluargaan.

Saat azan Magrib berkumandang, para peserta menyantap hidangan berbuka yang telah disiapkan, kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah yang dipimpin oleh Rusmanto sebagai imam.

Acara kebersamaan tersebut berlangsung hingga pukul 18.55 WIB dan ditutup dengan suasana penuh kehangatan serta semangat berbagi di bulan suci Ramadan.