Resmikan Balai Truntum Sondakan, Wawali Astrid Perkuat Layanan Posyandu dan Kegiatan Sosial Warga

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani meresmikan Balai Truntum Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Jumat (6/2/2026).

Balai tersebut dibangun sebagai fasilitas serbaguna warga sekaligus pusat pelaksanaan Posyandu RW 14 dan RW 15, guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.

Balai Truntum dibangun dengan memanfaatkan tanah kosong milik Pemerintah Kota Surakarta berdasarkan kesepakatan bersama warga RW 14 dan RW 15. Kehadiran balai ini ditujukan untuk memfasilitasi kegiatan posyandu sekaligus menjadi ruang aktivitas sosial dan kebersamaan warga.

Dalam sambutannya, Astrid Widayani mengapresiasi semangat kolaborasi dan gotong royong warga yang terwujud melalui pembangunan Balai Truntum. Menurutnya, fasilitas ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama melalui penguatan peran posyandu.

“Nama Truntum ini sangat bagus dan bermakna. Filosofinya sejalan dengan tujuan balai ini, yaitu semangat melayani yang tidak akan pernah pudar,” tutur Astrid.

Truntum sendiri diambil dari nama motif batik klasik Keraton Surakarta yang bermakna cinta yang tulus, abadi, dan tumbuh kembali. Motif yang diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana, permaisuri Sunan Pakubuwana III ini terinspirasi dari bintang-bintang di langit malam, serta melambangkan kesetiaan, pengayoman, dan harapan agar kasih sayang serta kepedulian terus berkembang.

Astrid berharap Balai Truntum dapat menjadi rumah bersama warga dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif, termasuk layanan Posyandu Plus yang menjadi salah satu prioritas program Pemerintah Kota Surakarta.

“Saya menyambut baik balai ini dimanfaatkan untuk kegiatan warga yang positif, khususnya posyandu. Posyandu Plus sangat penting, tidak hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga pelayanan kesehatan mental melalui screening tingkat stres masyarakat,” jelasnya.

Menurut Astrid, keberadaan Balai Truntum turut mendukung salah satu Asta Cita Wali Kota–Wakil Wali Kota Surakarta di bidang kesehatan. Selain itu, balai ini diharapkan mampu menambah keguyuban dan mempererat kebersamaan warga melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan.

“Semoga Balai Truntum bermanfaat untuk warga dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya.

Peresmian Balai Truntum ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pemanfaatan balai untuk kegiatan warga serta pelayanan Posyandu RW 14 dan RW 15 Kelurahan Sondakan.