SOLO, MettaNEWS – Kendal Tornado FC membayar tuntas kegagalan sebelumnya saat melawan Deltras Sidoharjo dengan kemenangan mutlak 4-0 atas Persipal Palu.
Dalam laga pekan ke-16 di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (19/1/2026) malam, Kendal Tornado FC berhasil mengunci posisi ke-4 klasemen Pegadaian Championship 2025/26.
Pemilik sekaligus tokoh kunci di balik Kendal Tornado FC, Junianto, menyampaikan rasa puasnya. Selalu menang saat bermain di Stadion Sriwedari, bagi pria yang juga dikenal di dunia sepak bola dengan nama Ebes Anto itu stadion ini memiliki nilai historis bagi klubnya.
“Hari ini sangat memuaskan. Kemarin sempat kecewa karena lawan Deltras, kita unggul tapi tidak tuntas. Alhamdulillah malam ini dibayar tuntas oleh anak-anak 4-0. Kita lahir di Sriwedari ini. Harapannya dengan jogging dari Sriwedari, kita bisa mempresing tim-tim seperti Persipura, Barito, dan Sleman,” katanya.
Meski sempat membahas opsi bermarkas di Solo dengan Wali Kota, Junianto menegaskan kendali operasional tetap di Solo.
“Kami sanggup, karena pertimbangan fasilitas di Kebun Dalem memerlukan biaya besar. Jadi tahun depan pun kami tetap akan di sini,” jelasnya.
Melihat trend positif dari tim yang berjulukan Laskar Badai Pantura, Junianto tak menepis kemungkinan untuk promosi ke Liga 1.
“Sebenarnya aman dulu, tapi melihat performa anak-anak, posisi sekarang keempat, tapi minimal playoff bisa dicapai. Kita berharap promosi tetap mungkin,” katanya optimistis.
Terkait penambahan pemain baru, Junianto menyerahkan sepenuhnya pada pelatih dan manajemen.
“Kalau saya terlalu intervensi kan tidak bagus. Mereka yang lebih tahu. Tapi dengan training center di Kendal, anak-anak sudah siap. Beberapa pemain baru mulai bergabung, tapi chemistry perlu dibangun. Kuota pemain lokal kami juga akan ditambah sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Kemenangan 9 laga dengan 29 poin raihan Kendal Tornado FC memperkuat posisi di papan atas klasemen dan mempertahankan ambisi mereka menembus ke Super League.







