Ladies Rejuvenation Day 2025 Hadirkan Ruang Sehari bagi Perempuan untuk Berhenti, Pulih, dan Kembali Utuh

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Di tengah beragam peran dan tanggung jawab yang dijalani setiap hari, perempuan kerap dituntut untuk selalu kuat bagi banyak orang. Namun, di balik ketangguhan tersebut, tidak jarang perempuan melupakan kebutuhan untuk merawat diri sendiri, baik secara fisik maupun mental.

Berangkat dari kesadaran inilah, Ladies Rejuvenation Day 2025 digelar sebagai ruang khusus bagi perempuan untuk berhenti sejenak, memulihkan diri, dan kembali terhubung dengan dirinya secara utuh.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (20/12/2025) di Hotel Ramada, Solo, dan diikuti oleh seratusan perempuan dari berbagai latar belakang. Acara ini dirancang sebagai pengalaman reflektif dan menyenangkan yang memadukan unsur self-love, healing, serta penguatan komunitas.

Psikolog sekaligus CEO borntoinspire.id, komunitas kesehatan mental, Vina Nugroho, menyampaikan bahwa Ladies Rejuvenation Day menjadi momen penting bagi perempuan untuk me-recharge energi, khususnya menjelang akhir tahun.

“Perempuan sering kali terbiasa mendahulukan kebutuhan orang lain hingga lupa bahwa dirinya juga perlu dirawat. Melalui Ladies Rejuvenation Day, kami ingin menghadirkan ruang yang aman dan hangat agar perempuan bisa berhenti sejenak, mendengarkan tubuh dan pikirannya, lalu kembali pulang pada dirinya sendiri,” papar Diajeng Phepy, Koordinator WPC Chapter Solo sekaligus ketua panitia kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi inspiratif dari Endang Tri K. Sukarso, SE, MM, yang mengajak para perempuan menjadi agent of change. Menurutnya, perempuan perlu memiliki visi dan misi yang jelas, membangun jejaring, mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, berani mengambil risiko, serta memiliki ketahanan dan kegigihan.

Pembicara berikutnya, Fisko Albatinusa, lulusan Fakultas Teknik ITS, mengajak peserta menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan memperhatikan asupan gizi seimbang melalui menu makanan sehari-hari.

Kegiatan semakin semarak dengan demo make up dari tim Wardah, dilanjutkan sesi kreatif bersama Zulfa Rahmawati, S.Sn., M.Sn., founder Visa Cottonbatik, yang mengajak peserta mengeksplorasi penggunaan kain sebagai outfit tanpa mengubah bentuk aslinya.

Selain sesi reflektif dan edukatif, Ladies Rejuvenation Day juga menjadi ruang perjumpaan dan berbagi antarperempuan. Dalam suasana yang inklusif dan suportif, para peserta saling bertukar pengalaman, membangun koneksi positif, serta menemukan kekuatan dari kebersamaan.

Salah satu peserta, Nina, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Sesi-sesi yang dihadirkan sarat informasi yang bermanfaat. Terutama sesi self healing, itu yang paling saya tunggu,” ujar Nina.

Peserta lainnya, Imelda, menilai kegiatan ini menyenangkan dan memberi pengalaman baru.

“Sesi-sesinya seru, hanya mungkin ke depan bisa ditambah kemasan yang lebih interaktif, misalnya dengan permainan,” katanya.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan layanan pemeriksaan kulit wajah serta medical check up gratis. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati, M.Hum, dan Kepala DP3AP2KB Kota Solo Kristiana Hariyanti, A.Pi., M.Si., MM.

Melalui Ladies Rejuvenation Day 2025, penyelenggara berharap semakin banyak perempuan menyadari pentingnya merawat diri, menjaga kesehatan mental, serta saling menguatkan dalam komunitas, agar dapat menjalani peran hidup dengan lebih seimbang dan bermakna.